DPRD DKI Waspadai Krisis Fiskal 2027, Belanja Banjir hingga Subsidi Jadi Prioritas

Intime – Komisi C DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan SKPD pemungut retribusi untuk membahas pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, Rabu (20/5).

Fokus pembahasan diarahkan pada strategi belanja daerah di tengah ancaman perlambatan ekonomi global, penurunan Dana Bagi Hasil (DBH), hingga tekanan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail menegaskan, penyusunan RKPD harus dilakukan secara cermat agar kondisi fiskal daerah tetap sehat dan belanja pemerintah berjalan efektif.

“Rapat hari ini masih tahap pra-RKPD. Kami menerima masukan dari legislatif terkait program-program yang nantinya disusun untuk 2027,” ujar Ismail di Ruang Rapat Komisi C DPRD DKI Jakarta.

Komisi C turut menyoroti sejumlah faktor yang diperkirakan memengaruhi kapasitas anggaran daerah, mulai dari pengurangan DBH, tantangan PAD, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga dampak krisis energi global.

“Kami ingin memastikan belanja daerah tepat guna dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menurut Ismail, belanja daerah harus tetap difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Ia menekankan subsidi masyarakat dan penanganan banjir wajib menjadi prioritas utama dalam program pemerintah daerah tahun 2027.

“Fixed cost yang sifatnya subsidi kepada masyarakat harus diprioritaskan, termasuk untuk penanganan banjir,” katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengakui kondisi fiskal tahun anggaran 2027 diperkirakan masih penuh tantangan.

“DBH kita untuk tahun 2026 memang ada pengurangan. Rasanya tahun 2027 pun tidak akan jauh berbeda,” ujar Suharini.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta memastikan sektor pendidikan, kesehatan, transportasi, dan pengendalian banjir tetap menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran.

“Meskipun anggarannya dipastikan tidak akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan yang menyangkut pendidikan, kesehatan, transportasi, dan banjir tetap menjadi prioritas kita bersama,” tandasnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini