Intime – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berusia 15 tahun yang mengungsi akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta pengelola pengungsian memperketat antisipasi agar kejadian serupa tak terulang.
“Itu kan harus dicari jalan ya terhadap yang mengelola di sana, yang mengurus di sana harus dilakukan antisipasi jangan sampai terjadi lagi,” kata Cucun.
Cucun meminta keamanan para pengungsi menjadi perhatian dalam penanganan bencana. Menurutnya, kondisi pengungsian tidak boleh membuat anak-anak dan perempuan semakin rentan menjadi korban kekerasan.
Kasus dugaan pemerkosaan itu sebelumnya disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Korban diketahui merupakan anak berusia 15 tahun yang tengah mengungsi setelah gempa.
Melki memastikan kasus tersebut telah diproses secara hukum.
“Pelakunya sudah diproses hukum,” kata Melki kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).
Selain proses hukum, korban juga telah mendapatkan pendampingan. Pemerintah Kabupaten Sikka bersama aktivis perempuan disebut mendampingi korban.
“Dan korban sudah didampingi Pemkab Sikka dan aktivis perempuan,” ujar Melki.

