Intime – Partai Gerindra menanggapi santai pernyataan Ketua Umum ProJo Budi Arie Setiadi yang menyinggung kemungkinan percepatan pemilu sebelum 2029. Gerindra menegaskan saat ini fokus utama partai adalah menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto.
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan tidak ada pembahasan mengenai Pemilu 2029 di internal Gerindra.
“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Sugiat dalam keterangannya, Rabu (26/8).
Sugiat menilai pembahasan mengenai dinamika politik 2029 masih terlalu dini. Karena itu, Gerindra memilih memusatkan perhatian pada pengawalan kebijakan pemerintah.
Menurut dia, partainya juga tidak terpengaruh dengan pernyataan Budi Arie yang disampaikan saat duduk berdampingan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah pertemuan yang videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, Budi Arie berbicara mengenai kemungkinan terjadinya perubahan situasi politik yang lebih cepat dari perkiraan.
Sugiat mengatakan hanya Budi Arie yang mengetahui maksud dari pernyataan tersebut.
“Hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kami tidak terpengaruh,” ujar Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu.
Ia memastikan Gerindra akan terus mendukung pemerintahan Prabowo agar berbagai program prioritas dapat berjalan dengan baik.
Menurut Sugiat, agenda utama saat ini adalah memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebelumnya, pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan percepatan pemilu sebelum 2029 memunculkan berbagai spekulasi politik.
Dalam rekaman video yang viral, Budi Arie menyinggung adanya kemungkinan perubahan politik yang terjadi lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan saat dirinya berada di samping Jokowi dalam sebuah forum bersama relawan.
Meski demikian, Budi Arie tidak menjelaskan secara rinci dasar maupun skenario yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.

