Intime – Polisi mengungkap hasil tes urine pengemudi mobil listrik BYD yang menabrak sejumlah kendaraan hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) di Blok M, Jakarta Selatan. Pengemudi berinisial S (46) dinyatakan negatif alkohol dan narkoba.
“Terhadap terperiksa pengemudi BYD sudah dilakukan tes urine dengan hasil negatif,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi kepada wartawan, Sabtu (24/10).
Sebelumnya, mobil BYD yang dikemudikan S mengalami kecelakaan beruntun pada Jumat (23/10) sore. Mobil tersebut menabrak empat kendaraan dan melindas pengendara ojol berinisial HS (56).
Adi mengatakan S mengalami pembengkakan pada wajah setelah sempat menjadi sasaran amukan massa di lokasi kejadian.
“Dengan kondisi muka bengkak karena sempat dihakimi masa, beberapa saksi sudah dilakukan interogasi dan saat ini status perkara dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sementara itu, HS masih dirawat di RS Fatmawati akibat luka yang dialaminya.
Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan belum menetapkan tersangka.
“Penyelidik masih mendalami dan belum menetapkan tersangka. Kemudian kondisi korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit,” kata Adi.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.48 WIB.
Mobil BYD bernomor polisi B-1220-KDP awalnya melaju dari selatan ke utara di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru.
Di depan Win Hotel, mobil tersebut menabrak Honda Brio B-2967-NGY yang melaju searah.
Setelah itu, BYD oleng ke kiri dan menabrak Honda Beat A-3867-DD yang dikendarai HS serta Wuling B-1835-ERZ yang sedang berhenti di kiri jalan.
Mobil kemudian naik ke trotoar dan menghantam Honda Mobilio B-1247-WZK serta Toyota Navi B-2447-TWB yang sedang parkir di Hotel Amaris.
“Sesampainya di depan Win Hotel, karena kurang hati-hati dan konsentrasi, menabrak kendaraan Brio B-2967-NGY yang melaju searah di depannya, kemudian oleng ke kiri menabrak kendaraan Honda Beat A-3867-DD,” ujar Kharisma.
Akibat kecelakaan itu, HS mengalami patah tulang kaki kiri dan luka lecet. Korban langsung dilarikan ke RS Fatmawati untuk mendapatkan perawatan.
“Korban mengalami luka pada kaki kiri patah, dan lecet-lecet. Mendapat perawatan di RS Fatmawati,” ujarnya.

