Hasto Sebut Permasalahan yang Dihadapi Prabowo Warisan Era Jokowi

Intime – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai berbagai tantangan yang saat ini dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat dilepaskan dari persoalan yang berkembang pada periode sebelumnya.

Menurut dia, kondisi ekonomi, fiskal, tata kelola pemerintahan, hingga berbagai persoalan sosial yang muncul saat ini perlu dilihat secara objektif.

“PDI-P memandang penting adanya objektivitas dalam melihat situasi nasional. Berbagai tantangan ekonomi, fiskal, tata kelola pemerintahan, hingga persoalan sosial yang saat ini dihadapi Presiden Prabowo merupakan persoalan yang sebagian besar merupakan warisan dari pemerintahan Joko Widodo pada periode kedua,” ujar Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/6).

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto saat menanggapi momen kehangatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Menurut Hasto, suasana akrab yang ditunjukkan kedua tokoh bangsa tersebut menjadi pesan penting mengenai perlunya persatuan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan yang tengah dihadapi Indonesia.

Ia menilai penyelesaian persoalan bangsa tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Sebaliknya, diperlukan kerja sama lintas elemen bangsa untuk mencari jalan keluar yang terbaik bagi kepentingan rakyat.

“Karena itu dibutuhkan semangat persatuan nasional dan kerja sama seluruh elemen bangsa untuk membantu pemerintah mencari solusi terbaik,” katanya.

Dalam upacara tersebut, Prabowo terlihat turun dari mimbar untuk menyalami Megawati. Setelah acara selesai, keduanya juga tampak berjalan berdampingan sambil berbincang dan tersenyum.

Momen itu turut disaksikan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Bagi PDI-P, kehangatan yang ditunjukkan Megawati dan Prabowo memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar interaksi seremonial. Hasto menilai hubungan baik kedua tokoh tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dan masa depan bangsa.

“Ibu Megawati dan Presiden Prabowo sama-sama menunjukkan penghormatan satu sama lain sebagai tokoh bangsa yang memiliki tanggung jawab sejarah terhadap masa depan Indonesia,” ujar Hasto.

Hingga Senin sore, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai pernyataan Hasto yang menyebut sebagian tantangan saat ini sebagai warisan pemerintahan sebelumnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini