HUT RI ke-81 di Jakarta, Ada 21 Lokasi Parkir dan Tarif Transportasi Cuma Rp 8

Intime – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan berlangsung meriah di Jakarta pada Senin (17/8). Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari Kirab Bendera dan Upacara Kemerdekaan, Pesta Rakyat, Malam Perayaan, hingga Karnaval Kendaraan Hias.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak 500 petugas Dishub DKI akan disiagakan di sejumlah titik. Selain itu, Dishub menyiapkan 21 lokasi parkir di kawasan Monas hingga Dukuh Atas.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, 21 lokasi parkir tersebut memiliki kapasitas 20.578 Satuan Ruang Parkir (SRP).

Rinciannya, 12.295 SRP untuk mobil, 8.186 SRP untuk sepeda motor, dan 97 SRP untuk bus.

“Untuk mendukung kebutuhan parkir masyarakat, disiapkan 21 lokasi parkir di sekitar kawasan Monas hingga Dukuh Atas dengan total kapasitas 20.578 Satuan Ruang Parkir (SRP), terdiri atas 12.295 SRP mobil, 8.186 SRP sepeda motor, dan 97 SRP bus,” kata Budi, Minggu (16/8).

Kantong parkir itu disediakan agar masyarakat dapat memarkir kendaraan dengan tertib. Kehadiran lokasi parkir juga diharapkan membantu menjaga kelancaran lalu lintas selama rangkaian acara.

Tak hanya parkir, masyarakat juga mendapat kemudahan menggunakan transportasi umum pada HUT RI ke-81.

Pada 17 Agustus 2026, tarif layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta ditetapkan khusus menjadi Rp8. Tarif ini berlaku seharian, mulai pukul 00.00 sampai 23.59 WIB.

Sementara itu, sejumlah rute Transjakarta yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan akan mengalami perubahan pola operasi dan modifikasi lintasan. Penyesuaian dilakukan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas.

Budi mengimbau warga yang hendak menyaksikan perayaan HUT RI menggunakan transportasi umum, termasuk Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Commuter Line.

“Dengan tersedianya layanan transportasi umum dan lokasi parkir, kami berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak awal,” ujarnya.

Dia juga meminta masyarakat memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas.

Pengguna jalan, termasuk penumpang kereta jarak jauh yang akan naik atau turun di Stasiun Gambir, diminta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan.

Masyarakat juga diimbau menghindari ruas jalan yang sedang diberlakukan pengaturan apabila tidak berkepentingan serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini