Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Kamis (30/7) pagi di zona hijau. Penguatan indeks mencerminkan mulai pulihnya optimisme pelaku pasar setelah sebelumnya dibayangi ketidakpastian global dan tekanan terhadap aset berisiko.
IHSG dibuka naik 18,89 poin atau 0,31 persen ke level 6.110,28. Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid turut menguat 2,52 poin atau 0,42 persen ke posisi 609,04.
Penguatan pada awal perdagangan mengindikasikan minat beli investor kembali meningkat, terutama pada saham-saham unggulan yang selama beberapa hari terakhir mengalami tekanan. Pergerakan positif LQ45 juga menunjukkan bahwa penguatan tidak hanya ditopang saham lapis kecil, tetapi turut didorong oleh emiten-emiten berfundamental kuat.
Meski demikian, pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati sejumlah sentimen eksternal, mulai dari arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pergerakan imbal hasil obligasi AS, hingga dinamika geopolitik global yang masih berpotensi memengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang.
Dari dalam negeri, investor juga menunggu rilis data ekonomi serta perkembangan kinerja emiten sebagai penentu arah perdagangan selanjutnya. Selama sentimen global tidak kembali memburuk, IHSG dinilai masih memiliki peluang melanjutkan penguatan secara terbatas, meski volatilitas diperkirakan tetap tinggi seiring sikap hati-hati pelaku pasar.

