Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat 68,32 poin atau 0,96% ke posisi 7.160,79.
Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami kenaikan 7,55 poin atau 1,11% ke level 690,31.
Penguatan IHSG mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap pasar keuangan domestik. Sentimen positif datang setelah nilai tukar rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi.
Selain itu, optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mendekati 6% turut menjadi katalis positif bagi pasar saham. Investor mulai melihat peluang membaiknya kinerja emiten seiring pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Kenaikan IHSG juga didorong aksi beli pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan, energi, dan komoditas yang dinilai masih menjadi penopang utama pasar.
Meski demikian, pelaku pasar masih mewaspadai sentimen global, terutama arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed) serta dinamika geopolitik yang dapat memicu volatilitas pasar sewaktu-waktu.
Analis menilai jika rupiah mampu bertahan stabil dan arus modal asing terus masuk, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dalam beberapa waktu ke depan.

