Intime – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai tancap gas membangun Jakarta sebagai kota sinema bertaraf internasional dengan menggandeng investor perfilman global dalam ajang Cannes Film Festival ke-79 di Cannes, Prancis.
Langkah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film, yang turut disaksikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Ahmad Mahendra.
Rano Karno mengatakan kerja sama tersebut membuka peluang besar bagi perkembangan industri perfilman Jakarta sekaligus mendorong dampak ekonomi baru bagi ibu kota.
“Kerja sama ini akan membuka peluang baru bagi pengembangan industri film di Jakarta dan memberi dampak ekonomi signifikan bagi kota ini,” kata Rano, dikutip dari laman PPID Jakarta. Sabtu (16/5).
Kerja sama itu mencakup pengembangan talenta perfilman, pembangunan infrastruktur industri film, pertukaran pengetahuan ekosistem sinema, hingga kajian penerapan insentif industri film.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari program Filming in Jakarta yang dijalankan PT Jakarta Experience Board untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat produksi film dan industri kreatif di kawasan Asia.
Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie menilai Jakarta memiliki potensi besar menjadi pusat industri film baru di Asia karena pertumbuhan industri konten Indonesia dinilai sangat menjanjikan.
“Saya sangat senang dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota sinema,” ujar Phill McKenzie.

