spot_img

Jakpro Kenalkan Proyek ITF Sunter di Forum Infrastruktur Asia, Jajaki Minat Investor Global

Intime – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperkenalkan proyek Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter Waste-to-Energy dalam Asia Infrastructure Forum (AIF) 2026 yang digelar di Singapura pada 14-16 Juni 2026.

Forum yang menjadi bagian dari rangkaian World Cities Summit (WCS) tersebut mempertemukan pemerintah, investor, lembaga pembiayaan, penyedia teknologi, hingga pelaku industri infrastruktur dari berbagai negara.

Dalam forum tersebut, Jakpro melakukan pre-market sounding untuk memperkenalkan kesiapan proyek ITF Sunter sekaligus menjajaki minat calon mitra strategis, investor, penyedia teknologi, dan lembaga pembiayaan internasional.

Proyek ITF Sunter dirancang sebagai fasilitas pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy yang diharapkan mampu mendukung pengelolaan sampah perkotaan secara lebih berkelanjutan. Fasilitas tersebut akan mengadopsi teknologi yang mengacu pada standar lingkungan internasional.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan, pengembangan ITF Sunter merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang terintegrasi. Menurut dia, proyek tersebut juga sejalan dengan agenda transisi menuju kota yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon.

“Pengembangan ITF Sunter merupakan bagian dari upaya menghadirkan solusi pengelolaan sampah perkotaan yang terintegrasi, sekaligus mendukung transisi menuju kota yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon,” ujar Iwan dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Melalui berbagai sesi diskusi dan pertemuan bisnis selama penyelenggaraan forum, Jakpro memperoleh sejumlah masukan terkait praktik terbaik internasional dalam pengelolaan sampah dan pengembangan infrastruktur. Selain itu, perusahaan juga mendapatkan gambaran mengenai model kerja sama serta skema pembiayaan yang berpotensi mendukung percepatan implementasi proyek.

Partisipasi dalam Asia Infrastructure Forum 2026 dinilai menjadi langkah strategis bagi Jakpro untuk memperluas jejaring kolaborasi global. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai Jakarta City Master Developer yang berfokus pada penyediaan solusi infrastruktur perkotaan.

Jakpro menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan internasional menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan perkotaan di masa depan, termasuk pengelolaan sampah yang semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di Jakarta.

Melalui pengembangan ITF Sunter, Jakpro berharap dapat menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkontribusi terhadap target pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini