Intime – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum menyoroti menurunnya tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagaimana tergambar dalam berbagai hasil survei. Menurutnya, tren tersebut perlu menjadi perhatian serius karena terjadi ketika usia pemerintahan belum genap dua tahun.
“Dari berbagai survei, baik yang dirilis maupun tidak, secara umum approval rating pemerintah turun. Angkanya cukup mengkhawatirkan, apalagi masa tugas belum genap dua tahun dengan modal awal yang sangat tinggi,” kata Anas dalam keterangannya, Jumat (31/7).
Ketua Umum DPP Partai Demokrat 2010-2013 ini kemudian menyampaikan lima rekomendasi yang dinilai dapat membantu pemerintah mendongkrak kembali tingkat kepuasan masyarakat.
Saran pertama adalah mengembalikan fokus pemerintah pada realisasi janji-janji kampanye. Ia menilai kondisi anggaran yang terbatas membuat pemerintah perlu menghindari program-program baru yang bersifat dadakan atau sementara.
Kedua, Anas meminta konsolidasi kabinet diperkuat. Menurut dia, seluruh menteri harus bergerak dalam satu irama di bawah komando presiden tanpa muncul kesan adanya pihak yang lebih diprioritaskan dibanding yang lain.
Saran ketiga berkaitan dengan komunikasi publik. Menurut Anas, pemerintah perlu lebih aktif membangun isu daripada hanya merespons polemik yang berkembang di masyarakat.
“Hal-hal yang berpotensi memunculkan kontroversi dan kesalahpahaman penting untuk ditekan karena bisa menggerus kepercayaan dan kepuasan publik,” ujarnya.
Keempat, pemerintah diminta mempercepat kinerja pada sektor yang paling dirasakan masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, pelayanan publik hingga rasa aman.
Terakhir, Anas mengusulkan perampingan kabinet. Menurutnya, kabinet yang lebih ramping akan membuat koordinasi lebih efektif, meningkatkan efisiensi, sekaligus membangun citra pemerintahan yang bekerja cepat.
“Presiden bisa berlari sangat kencang, tetapi ada sebagian keluarga besar kabinet yang hanya bekerja sekadarnya. Kondisi seperti itu perlu dibenahi,” katanya.
Anas menegaskan usulan tersebut merupakan masukan agar pemerintahan dapat meningkatkan kualitas kinerjanya. Ia berharap perbaikan di berbagai sektor mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat sehingga tingkat approval rating pemerintah kembali meningkat seiring dengan membaiknya pelayanan dan hasil kerja yang dirasakan publik.

