Intime – Ratusan warga memadati kawasan Taman Ekspresi Sempur, Kota Bogor, dalam gelaran Fun Day yang diselenggarakan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor untuk memperingati Milad ke-65, Sabtu (1/8). Tak sekadar menjadi perayaan hari jadi kampus, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan berbagai program unggulan UIKA sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pendidikan tinggi.
Kegiatan diawali sejak pukul 06.00 WIB. Ratusan peserta yang terdiri atas sivitas akademika, alumni, mahasiswa, calon mahasiswa, hingga masyarakat umum berkumpul di Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah. Bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, mereka mengikuti jalan sehat menuju Taman Ekspresi Sempur sebagai lokasi utama acara.
Sesampainya di lokasi, suasana semakin semarak dengan beragam kegiatan, mulai dari bazar UMKM, donor darah, hiburan, hingga pameran program unggulan UIKA. Berbagai fakultas dan unit kerja kampus membuka stan informasi untuk memperkenalkan program studi, layanan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai skema beasiswa yang tersedia.
Melalui kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan sivitas akademika guna mengenal lebih dekat lingkungan kampus, memperoleh informasi penerimaan mahasiswa baru, hingga berkonsultasi mengenai peluang beasiswa. Fun Day pun menjadi ruang interaksi yang mempertemukan dunia pendidikan dengan masyarakat dalam suasana santai dan penuh kebersamaan.
Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. Endin Mujahidin, mengatakan Milad ke-65 menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan UIKA sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan tinggi.
“Pertama, kami bersyukur kepada Allah SWT karena UIKA dari tahun ke tahun terus berkembang. Kedua, melalui kegiatan ini kami ingin menggugah kepedulian masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Bangsa ini akan maju apabila pendidikan tingginya juga maju,” ujar Endin.
Menurutnya, angka partisipasi masyarakat Indonesia dalam mengenyam pendidikan tinggi masih perlu ditingkatkan. Karena itu, UIKA terus menghadirkan berbagai program yang membuka akses pendidikan bagi masyarakat.
Sebagai wujud komitmen tersebut, UIKA juga meluncurkan Program Orang Tua Asuh Mahasiswa, sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat, alumni, dan para dermawan untuk membantu mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi agar dapat menyelesaikan studinya hingga lulus.
“Kami mulai meluncurkan Program Orang Tua Asuh yang peduli terhadap pendidikan tinggi. Harapannya, mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat menyelesaikan studinya. Ketika mereka berhasil lulus, mereka akan memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Endin menegaskan, pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Oleh sebab itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, alumni, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIKA Bogor yang juga anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, mengatakan perjalanan UIKA hingga memasuki usia ke-65 tidak lepas dari semangat perjuangan para pendirinya dalam membangun dunia pendidikan.
“UIKA dibangun dengan militansi yang sangat kuat. Para pendirinya adalah tokoh-tokoh hebat yang berjuang untuk kemajuan bangsa melalui pendidikan. Hari ini kita melihat UIKA terus tumbuh menjadi kampus yang semakin maju,” ujarnya.
Menurut Bima, penyelenggaraan Fun Day menjadi bukti bahwa UIKA terus berkembang sekaligus menunjukkan eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa UIKA adalah kampus yang unggul dengan berbagai program beasiswa. Pendidikan tinggi tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi juga harus dapat diakses oleh masyarakat dari kalangan kurang mampu,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara alumni, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya senang bisa bertemu kembali dengan teman-teman alumni, dosen, serta adik-adik mahasiswa. Jadi ini bukan sekadar jalan sehat, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan keluarga besar UIKA,” tuturnya.
Melalui Fun Day Milad ke-65 ini, UIKA Bogor tidak hanya merayakan perjalanan panjang institusi, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terbuka, inovatif, dan dekat dengan masyarakat. Berbagai program yang diperkenalkan diharapkan mampu mendorong semakin banyak generasi muda melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta memperkuat kolaborasi antara kampus, pemerintah, alumni, dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

