Intime – Laga klasik penuh gengsi kembali tersaji saat Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB. Rivalitas panjang kedua tim diprediksi kembali memanaskan atmosfer pertandingan.
Bek Persija, Paulo Ricardo, mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terpancing emosi dalam duel sarat tensi tersebut. Menurut pemain asal Brasil itu, laga melawan Persib selalu menghadirkan tekanan besar, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Paulo menegaskan, menjaga kepala tetap dingin menjadi kunci utama jika Macan Kemayoran ingin membawa pulang kemenangan. Dia mengingatkan, emosi yang tak terkendali bisa membuat pemain kehilangan fokus dan merugikan tim sendiri.
“Setiap pertandingan kami perlu mengontrol emosi. Terkadang ada hal-hal yang masuk ke hati dan membuat kepala panas. Itu bisa saja terjadi karena kami manusia,” ujar Paulo Ricardo dikutip dari ileague.id
Pemain berusia 29 tahun itu mengakui duel Persija kontra Persib memang sulit dipisahkan dari tekanan emosional. Namun, dia meminta seluruh pemain tetap fokus pada permainan dan tidak terpancing provokasi sepanjang laga.
“Itulah sepak bola. Kami harus bermain dengan hati, tapi saya selalu bilang kepada rekan-rekan, ‘Tolong mari kita kontrol emosi’,” lanjutnya.
Paulo menilai Persija memiliki peluang besar meraih hasil positif jika mampu menjaga stabilitas permainan dan tetap disiplin selama 90 menit. Pengalaman para pemain dalam menghadapi laga besar disebutnya bisa menjadi modal penting untuk tampil lebih matang.
Dia juga menegaskan, laga kontra Persib bukan pertandingan biasa. Atmosfer panas dan rivalitas panjang membuat duel ini selalu berbeda dibanding pertandingan lain di sepak bola Indonesia.
“Kalau kami kehilangan kendali pikiran dan hati, terkadang kami tidak bisa mengontrol tindakan. Jadi tetap fokus pada permainan dan coba berikan yang terbaik,” tegas Paulo.
Persija datang dengan target wajib menang demi menjaga posisi di papan klasemen. Dukungan suporter dan mental bertanding yang kuat diharapkan mampu menjadi senjata utama Macan Kemayoran untuk menaklukkan rival abadinya tersebut.

