Intime – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 diwarnai kejutan dengan tersingkirnya dua raksasa sepak bola eropa dan satu wakil Asia.
Pada pertandingan di Houston Stadium, Amerika Serikat, Selasa (30/6) dini hari WIB. Brasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Jepang.
Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Kaishu Sano, Selecao membalikkan keadaan lewat gol Casemiro dan Gabriel Martinelli.
Berkat hasil ini, Brasil melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan Pantai Gading melawan Norwegia. Sementara itu, langkah Jepang harus terhenti di babak 32 besar.
Di laga lain, Paraguay secara mengejutkan dengan menyingkirkan Jerman lewat drama adu penalti yang berakhir 4-3 setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat.
Setelah gol keunggulan Paraguay lewat Julio Ensico pada menit ke-42 bisa dibalas Jerman melalui sundulan Kai Havertz pada menit ke-54, kedua tim menghabiskan sisa waktu normal dan babak tambahan 2×15 menit tanpa mencetak gol tambahan.
Ironisnya Havertz menjadi satu dari tiga algojo Jerman yang kemudian gagal mengkonversi tendangan 12 pas dalam drama adu penalti bersama penyerang Nick Woltemade dan bek Jonathan Tah.
Sedangkan di kubu Paraguay hanya Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena yang gagal di antara enam penendang yang bertugas dalam adu penalti sebelum Jose Canale jadi penentu kelolosan ke babak 16 besar.
Hasil itu mengantarkan Paraguay melaju ke babak 16 besar menanti pemenang antara Prancis vs Swedia yang baru bertanding sehari berselang, sedangkan Jerman harus pulang lebih awal dari Piala Dunia untuk tiga edisi beruntun.
Pada pertandingan terakhir, Maroko menyisihkan Belanda lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko.
Belanda sebetulnya nyaris memenangkan pertandingan setelah memimpin lewat gol Cody Gakpo menit ke-72, tetapi kemenangan Oranje raib di depan mata persis pada menit pertama waktu tambahan lantaran Issa Diop menyamakan kedudukan 1-1 untuk Maroko. Skor 1-1 bertahan hingga bubaran, bahkan 2×15 menit babak tambahan waktu, memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti.
Dalam adu penalti tiga penendang Belanda yakni Justin Kluivert, Quentin Timber, dan Crysencio Summerville gagal menuntaskan tugasnya, sebaliknya dari Maroko hanya Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi yang gagal.
Ismael Saibari, yang selalu mencetak gol di babak penyisihan grup, menjadi penentu kelolosan Maroko saat ia memperdaya kiper Bart Verbruggen kala melakoni tugas sebagai algojo kelima timnya.
Maroko sudah mengetahui lawan mereka di babak 16 besar, yakni Kanada yang lolos menyingkirkan Afrika Selatan. Kendati demikian Kanada tidak mendapat keuntungan sebagai tuan rumah, sebab laga 16 besar dijadwalkan berlangsung di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Minggu (5/7) WIB.


