spot_img

Jokowi Diklaim Cawe-cawe Susunan Kabinet Prabowo Jelang Lengser

Intime – Analis kebijakan publik Muhammad Said Didu mengklaim mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan upaya untuk mempertahankan pengaruh politik menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai presiden.

Hal itu disampaikan Said Didu dalam tayangan kanal YouTube Forum Keadilan TV yang dikutip pada Jumat (3/7).

Menurut Didu, salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Solo pada 13 Oktober 2024.

“Tanggal 13 Oktober 2024 Prabowo dipanggil Jokowi ke Solo terkait pembentukan komposisi Kabinet Merah Putih,” kata Said Didu.

Didu mengklaim, dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi Jokowi di Solo itu, Prabowo diminta memasukkan 17 nama pilihan Jokowi ke dalam Kabinet Merah Putih.

Selain komposisi kabinet, Didu juga menyebut Jokowi meminta pemerintahan baru tetap melanjutkan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Jokowi juga menekan Prabowo soal keberlanjutan IKN,” ujarnya.

Didu mengatakan, sebelum pertemuan tersebut, susunan kabinet yang disiapkan Prabowo disebut lebih ramping dengan sekitar 33 nama yang menurutnya berasal dari kalangan profesional.

“Mereka orang-orang profesional. Tapi setelah ketemu 13 Oktober berubah total,” katanya.

Ia juga mengaku memperoleh informasi mengenai adanya empat hingga lima ancaman yang diduga disampaikan Jokowi kepada Prabowo apabila keinginannya tidak dipenuhi. Namun, Didu tidak mengungkap rincian maupun bukti yang mendasari klaim tersebut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini