KAI Commuter Tambah Lagi 13 Perjalanan Bogor Mulai Hari Ini

Intime – KAI Commuter kembali menambah perjalanan Commuter Line Bogor atau Red Line sebanyak 13 perjalanan mulai Kamis (10/9). Penambahan dilakukan setelah evaluasi kepadatan pengguna akibat pengurangan perjalanan sejak Senin (7/9).

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan penambahan perjalanan dilakukan dengan mengatur kembali peredaran rangkaian Commuter Line di seluruh lintas layanan.

“Langkah ini diambil dengan melakukan pengaturan pola peredaran sarana Commuter Line di seluruh lintas layanan untuk mengoptimalkan jumlah jadwal perjalanan,” kata Karina dalam keterangan resmi, Kamis.

Sebelumnya, KAI Commuter menyesuaikan 17 perjalanan Commuter Line Bogor karena adanya perawatan sarana KRL. Kondisi itu kemudian berdampak pada kepadatan pengguna di lintas Bogor.

KAI Commuter kini mengoperasikan rangkaian dari lintas Tanjung Priok untuk melayani perjalanan Commuter Line Bogor.

“Dengan pengoperasian rangkaian ini, jumlah perjalanan Commuter Line Bogor akan bertambah sebanyak 13 perjalanan,” ujar Karina.

Dengan tambahan tersebut, total perjalanan Commuter Line Jabodetabek menjadi 1.061 perjalanan. Sebelumnya, pada 7-9 September, jumlah perjalanan tercatat 1.048 perjalanan.

Namun, ada konsekuensi dari pengalihan rangkaian tersebut. Layanan Commuter Line Tanjung Priok sementara akan menggunakan rangkaian Commuter Line Basoetta atau kereta bandara.

Karina mengatakan tidak ada perubahan tarif maupun layanan pada Commuter Line Tanjung Priok meski rangkaian yang digunakan berbeda.

“Untuk layanan, tarif dan jadwal tidak ada perubahan dan tetap diberlakukan seperti layanan saat menggunakan rangkaian KRL,” tuturnya.

Sementara itu, jumlah perjalanan Commuter Line Basoetta harus disesuaikan. Mulai hari ini, perjalanan Basoetta berkurang dari 70 menjadi 52 perjalanan.

KAI Commuter meminta pengguna Basoetta menyesuaikan kembali jadwal perjalanan. Jadwal terbaru dan pemesanan tiket dapat dilihat melalui aplikasi C-Access atau Access by KAI.

Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket pada perjalanan yang terdampak perubahan jadwal, KAI Commuter memberikan pilihan. Penumpang dapat naik pada jadwal sebelum atau sesudah jadwal keberangkatan. Selain itu, tiket juga bisa di-refund 100 persen melalui loket di stasiun Commuter Line Basoetta.

Karina mengatakan penyesuaian tersebut dilakukan setelah evaluasi pola operasi akibat perawatan sarana KRL. Langkah itu sekaligus ditujukan untuk mengoptimalkan jumlah perjalanan Commuter Line setiap hari.

“KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul pada penyesuaian sementara layanan perjalanan Commuter Line pada lintas pelayanan yang terdampak,” tandasnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini