Intime – Polda Metro Jaya berhasil mengamankan pelaku dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, berinisial MY.
“Kegiatan teror yang terjadi untuk pelaku satu orang inisial MY alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Senin (13/7).
Namun terkait identitas ataupun motif lengkapnya, Budi menyebutkan masih dilakukan oleh tim penyidik.
“Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech menjelaskan MY yang bekerja sebagai wiraswasta berhasil diamankan di rumahnya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) sekolah. Pelaku juga tak memberikan perlawanan saat ditangkap.
“Terduga pelaku kami amankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan,” katanya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita barang bukti berupa handphone yang dimiliki pelaku.
“Untuk handphone terduga pelaku kami akan lakukan digital forensik,” kata dia.
Selain itu, pihaknya akan melakukan tes kejiwaan kepada MY (34) untuk memastikan kesehatan kejiwaan.
“Iya betul, kami akan melakukan tes kejiwaan,” tutur Alpino.
Alpino mengatakan hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan dan statusnya masih menjadi saksi.
Adapun saat itu pelaku diamankan seorang diri dan tak ada perlawanan saat diamankan pukul 12.20 WIB di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
“Sampai saat ini masih saksi, nanti kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya,” ucapnya.
Alpino menegaskan, Polres Metro Jakarta Selatan senantiasa berkomitmen merespon cepat laporan kejadian. Kepolisian juga bergerak cepat dan langsung mengimbau siswa untuk kembali ke rumah saat kejadian.
Kemudian, tim penjinak bom (jibom) Gegana juga telah melakukan penyisiran terhadap lokasi yang ditebar oleh pelaku. Adapun tim Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya juga akan memberikan pemulihan trauma (trauma healing) kepada siswa.
“Besok dari Direktorat PPA PPO akan hadir ke sekolah untuk melakukan trauma healing terhadap anak-anak kita,” kata Alpino.

