Intime = Poros Prabowo Presiden menyatakan dukungan penuh dan solid terhadap penetapan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10).
Dukungan ini merupakan bentuk komitmen Poros Prabowo Presiden untuk mengawal visi Presiden Prabowo dalam mewujudkan Polri yang Presisi, Humanis, Profesional, dan dicintai rakyat.
Koordinator Nasional Poros Prabowo Presiden, Andianto, menilai Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto adalah sosok paling tepat untuk memimpin Polri di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
“Rekam jejak beliau tidak perlu diragukan lagi. Putra kelahiran Pandeglang, 14 Juli 1973, lulusan Akademi Kepolisian 1994 ini adalah spesialis reserse sejati yang meniti karier dari bawah dengan integritas dan prestasi,” ujar Andianto, Kamis (1/10).
Adapun lintasan karier strategis Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto antara lain:
1. Fondasi Reserse yang Kuat. Mengawali karir sebagai Penyidik, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Jakarta Barat, Kanit Resmob Polda Metro Jaya, hingga Kapolsek Metro Tanah Abang.
2. Pemimpin Kewilayahan yang Berpengalaman. Pernah dipercaya sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Kapolres Metro Jakarta Pusat, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan.
3. Jabatan Strategis di Mabes Polri. Pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri, dan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya.
4. Pucuk Pimpinan Daerah dan Nasional. Wakapolda Metro Jaya (2023-2024), Kapolda Banten (2024-2025), dan terakhir Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) sejak 2025.
Sepanjang pengabdiannya, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto telah menorehkan berbagai prestasi fenomenal, di antaranya keberhasilan mengungkap jaringan narkotika internasional dengan barang bukti sabu 2 Ton, penangkapan buronan Interpol, serta pemberantasan kejahatan siber dan ekonomi yang merugikan negara. Atas dedikasinya, beliau telah menerima berbagai tanda jasa dan penghargaan dari institusi.
Ada Maestro di Balik Kesuksesannya
Poros Prabowo Presiden juga mencermati bahwa kesuksesan Komjen Suyudi Ario Seto tidak lepas dari tempaan dan bimbingan seorang Maestro di belakangnya. Sosok Maestro yang menjadi guru, mentor, dan teladan dalam membentuk karakter kepemimpinan beliau yang tegas, bersih, berintegritas, namun tetap humanis dan dekat dengan anggota di lapangan. Nilai-nilai kepemimpinan inilah yang kami yakini akan beliau bawa ke pucuk pimpinan Polri.
Polri Butuh Sosok Pembenah
Saat ini, institusi Polri membutuhkan sosok Kapolri yang tidak hanya hebat dalam penegakan hukum, tetapi juga mampu membenahi internal institusi. Polri memerlukan pemimpin yang berani melakukan bersih-bersih, memperkuat pengawasan internal, memulihkan kepercayaan publik, dan mengembalikan marwah Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami menilai Komjen Suyudi Ario Seto adalah figur tersebut. Pengalaman lengkap di fungsi reserse, kewilayahan, hingga pemberantasan narkoba membuatnya memahami persoalan Polri dari hulu ke hilir. Pendekatan humanis yang dipadukan dengan ketegasan tanpa pandang bulu adalah kombinasi ideal yang dibutuhkan Polri saat ini,” tegas Andianto.
Harapan Masyarakat
Pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri bukan hanya harapan Poros Prabowo Presiden, tetapi merupakan harapan besar masyarakat Indonesia. Masyarakat mendambakan Kapolri yang bersih, profesional, tidak tersandera kepentingan kelompok manapun, dan setia hanya kepada bangsa, negara, dan Presiden.
Oleh karena itu, Poros Prabowo Presiden menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh sehingga proses transisi kepemimpinan Polri dapat berjalan lancar, konstitusional, dan membawa kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kami percaya, di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Polri akan semakin kuat, solid, dan menjadi institusi yang benar-benar dicintai rakyat sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

