Intime – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas 120 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) DKI Jakarta yang akan berlaga dalam Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelepasan kontingen berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/10). Kontingen Jakarta terdiri atas 120 atlet, 57 pelatih, dan 43 ofisial yang akan bertanding pada 13-19 Oktober 2026.
Mereka akan mengikuti tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, bulu tangkis, renang, senam ritmik, sepak bola kelimaan, dan tenis meja.
Pramono mengatakan, keikutsertaan para atlet dalam ajang nasional tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Menurut dia, PESONAS menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun kepercayaan diri.
“Keikutsertaan Kontingen DKI Jakarta dalam PESONAS bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga memberikan ruang kepada para atlet untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan membawa kebanggaan bagi keluarga serta Jakarta,” ujar Pramono.
Meski demikian, Pramono optimistis kontingen Jakarta mampu meraih hasil terbaik dan membawa pulang banyak medali. Ia menilai setiap pertandingan merupakan hasil dari kerja keras, keberanian, serta proses latihan panjang bersama pelatih dan keluarga.
Ia pun mengajak masyarakat Jakarta memberikan dukungan kepada seluruh atlet yang akan bertanding di Kupang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan pengiriman kontingen bertujuan memfasilitasi atlet disabilitas intelektual untuk mengembangkan bakat, meraih prestasi nasional, serta meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian melalui olahraga.
Andri menyebut Jakarta menargetkan medali emas sebanyak-banyaknya agar dapat menjadi juara umum PESONAS II 2026.
Untuk mendukung persiapan dan keberangkatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga memfasilitasi kebutuhan kontingen, mulai dari seragam, sepatu, hingga akomodasi.
Pramono berpesan agar seluruh atlet menjaga kesehatan dan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi.
“Datang dengan semangat, bertanding dengan penuh percaya diri, dan pulang membawa prestasi serta kebanggaan bagi Jakarta,” katanya.

