Intime – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta serius menyiapkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang utama Persija Jakarta. Selain memastikan stadion dapat digunakan untuk pertandingan, Pemprov juga menyiapkan pengaturan jadwal dan akses transportasi bagi suporter.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan penggunaan JIS akan diatur agar pertandingan Persija tidak berbenturan dengan agenda lain, termasuk konser musik.
Menurut Pramono, pertandingan Persija, terutama saat menghadapi lawan berat, harus menjadi prioritas dalam penjadwalan penggunaan stadion.
“Kami akan atur sebaik mungkin supaya Persija betul-betul bisa sepenuhnya main di JIS sebagai kandang utamanya,” ujar Pramono di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (9/8).
Pramono mengatakan pembahasan mengenai penggunaan JIS akan melibatkan manajemen Persija dan perwakilan komunitas suporter The Jakmania. Koordinasi tersebut diperlukan agar seluruh agenda stadion dapat disusun tanpa mengganggu jadwal pertandingan.
“Jangan diadakan konser kalau pas lagi mau tanding dengan lawan-lawan yang berat,” tegasnya.
Akses Penonton Jadi Perhatian
Selain memastikan ketersediaan stadion, Pemprov Jakarta juga membenahi konektivitas menuju JIS. Salah satunya melalui layanan KRL yang kini telah berhenti di kawasan stadion.
Pramono menyebut fasilitas KRL di JIS saat ini masih menggunakan satu peron. Pemprov berencana menambahnya menjadi dua peron untuk meningkatkan kapasitas akses penonton.
Pembenahan transportasi tersebut dinilai penting mengingat pertandingan Persija berpotensi mendatangkan puluhan ribu suporter ke JIS.
Pemprov Jakarta juga menyiapkan kawasan Ancol sebagai alternatif kantong parkir bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi. Dengan skema tersebut, kendaraan tidak perlu diparkir langsung di kawasan stadion.
“Kalau mau nonton di JIS, enggak perlu parkirnya di JIS. Parkirnya lebih baik ada di Ancol,” kata Pramono.
Menurut dia, konektivitas antara kawasan Ancol dan JIS akan disiapkan sehingga penonton tetap dapat menuju stadion dengan mudah. Tarif parkir juga akan disesuaikan untuk mendukung kebutuhan penonton pertandingan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan Pemprov Jakarta menjadikan JIS sebagai kandang utama Persija. Pemerintah tidak hanya menyiapkan stadion, tetapi juga membangun sistem pendukung berupa transportasi, kantong parkir, dan pengaturan agenda agar pertandingan Macan Kemayoran berlangsung lebih nyaman dan tertib bagi pemain maupun suporter.

