Intime – Pengelola LRT Jabodebek mencatat terdapat 514 barang milik penumpang yang tertinggal dan ditemukan petugas di area kereta maupun stasiun sepanjang bulan Oktober 2026. Dari total temuan tersebut, sebanyak 213 barang di antaranya telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya setelah melalui verifikasi petugas.
Rincian barang yang tertinggal mencakup 355 barang biasa, 105 barang kategori makanan, serta 54 barang berharga. Stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia menjadi lokasi temuan terbanyak dengan 221 barang, disusul Stasiun Harjamukti sebanyak 129 barang, dan Stasiun Jatimulya dengan 116 barang. Data ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih teliti saat menggunakan fasilitas transportasi publik.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengimbau seluruh pengguna untuk menjadikan pemeriksaan barang bawaan sebagai kebiasaan rutin sebelum mengakhiri perjalanan. Langkah sederhana ini dinilai mampu meminimalkan risiko kehilangan barang, terutama di titik-titik padat integrasi antarmoda.
“LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk meluangkan waktu sejenak sebelum turun dari kereta. Pastikan barang bawaan seperti tas, payung, botol minum, serta barang lainnya sudah terbawa. Periksa kembali tempat duduk dan area di sekitar Anda agar tidak ada barang yang tertinggal,” ujar Radhitya dalam keterangannya, Rabu (28/10).
Selain menjaga ketelitian pribadi, pengguna juga diminta memperhatikan barang bawaan agar tidak tertukar dengan milik penumpang lain yang memiliki bentuk atau warna serupa. Mengingat ciri khas barang pribadi sangat membantu proses pengamanan jika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di dalam area stasiun.
Bagi pengguna yang menyadari barangnya tertinggal, LRT Jabodebek menyarankan untuk segera melapor kepada petugas di lokasi. Penumpang perlu menyampaikan rincian jenis barang, ciri khusus, serta perkiraan waktu dan lokasi terakhir barang tersebut terlihat agar memudahkan penelusuran.
“Petugas akan menyimpan barang tertinggal tersebut dengan mencatat jenis, lokasi, dan waktu, untuk selanjutnya sambil menunggu pemilik barang tersebut menghubungi LRT Jabodebek melalui direct message di Instagram, maupun call center KAI di (021) 121,” tambah Radhitya.
Melalui imbauan ini, pihak LRT Jabodebek berharap masyarakat dapat membangun kebiasaan perjalanan yang lebih cermat, tertib, dan aman demi kenyamanan bersama di ruang publik.

