Relationship Manager Bank Mandiri Sebut Nasabah Kampungan, Kini Minta Maaf lewat DM

Intime – Nasabah Bank Mandiri Syauqina Maghfirah Salsabila mengaku kecewa setelah kartu ATM miliknya tak bisa digunakan untuk tarik tunai. Keluhan itu viral di media sosial setelah mendapat balasan dari akun yang disebut sebagai relationship manager Bank Mandiri.

Keluhan tersebut disampaikan Syauqina melalui Threads. Ia awalnya menyoroti kartu ATM miliknya yang tidak dapat digunakan.

“Woyyy Bank Mandiri woooyyyy kenapa gabisa tarik tunai dengan alasan kartu gak bisa dipakeee wooyyy @bankmandiri emg layak diboikot sih…” tulis Syauqina.

Unggahan tersebut kemudian mendapat balasan dari akun yang disebut milik relationship manager Bank Mandiri, Larasanti Putri Mantika.

“bukan miskis tapi kampungan,” tulis akun tersebut.

Balasan itu kemudian dibagikan kembali oleh Syauqina hingga menjadi viral. Ia mengaku keberatan dengan komentar tersebut karena merasa direndahkan saat sedang menyampaikan keluhan sebagai nasabah.

“Oalah, habis kesel sama bank mandiri, bikin utas bukannya pegawai bank mandiri bantuin, malah ngatain kampungan,” tulisnya.

Syauqina mengatakan dirinya telah menegur pihak yang bersangkutan sebelum unggahan tersebut ramai. Namun, menurut dia, teguran itu tidak langsung mendapat respons.

Ia mengaku baru menerima permintaan maaf setelah unggahannya menjadi perhatian banyak pengguna media sosial.

“btw, aku sudah negur dia dari sebelum aku post ya. dan dia ga respon. aku juga gak nyangka bakalan rame. giliran ruame, dia baru respon dan minta maaf,” tulis Syauqina.

Ia juga mengaku sempat mengikuti akun media sosial Larasanti, tetapi permintaannya ditolak. Syauqina kemudian menyebut profil LinkedIn pihak tersebut berubah menjadi privat.

“Aku follow dia tapi di decline, dan aku cek linkedinnya lgsg di private. berarti kan dia on? knp baru minta maaf pas udah rame?!” tulisnya.

Syauqina menegaskan sebenarnya tidak keberatan menghapus unggahan tersebut apabila permintaan maaf disampaikan sejak awal.

“kalo minta maafnya pas ditegur atau sblm rame, aku bakalan takedown kok…” lanjutnya.

Sorotan terhadap Bank Mandiri sebelumnya juga muncul terkait rekening Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Rekening tersebut sempat mengalami penundaan transaksi. Bank Mandiri menyatakan penundaan dilakukan sebagai tindak lanjut permintaan aparat penegak hukum dan sesuai prosedur.

Setelah ditindaklanjuti, rekening Supriyono dinyatakan kembali dapat digunakan sebagaimana mestinya sejak 26 Agustus 2026

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini