Intime – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali merilis daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC). Hingga 22 Oktober 2026, jumlah saham yang masuk kategori tersebut tercatat sebanyak 82 emiten.
Penambahan jumlah saham HSC terjadi setelah PT MD Entertainment Tbk (FILM) kembali masuk dalam daftar. Sebelumnya, saham perusahaan tersebut sempat dikeluarkan dari kategori kepemilikan terkonsentrasi tinggi.
Pada 14 Juli 2026, BEI mengumumkan FILM masuk kategori HSC. Saat itu, sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 92,98% dari total saham FILM, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.
Namun, pada 12 Oktober 2026, BEI mengumumkan FILM tidak lagi masuk kategori HSC karena telah memenuhi kriteria kuantitatif.
Setelah melakukan penelaahan lebih lanjut, Bursa menemukan penurunan kepemilikan saham yang menjadi dasar keputusan tersebut terjadi melalui transaksi repurchase agreement (repo) saham.
Transaksi tersebut dinilai berpotensi tidak mengubah konsentrasi kepemilikan saham FILM.
“Atas dasar tersebut, Bursa mengumumkan kembali FILM sebagai saham yang dikategorikan sebagai kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi,” tulis pengumuman BEI dikutip dari Keterbukaan Informasi, Senin (26/10).
Selain FILM, BEI juga memasukkan saham baru ke dalam daftar HSC, yakni PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO).
Pengumuman mengenai masuknya TFCO ke kategori saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi tersebut disampaikan pada 20 Oktober 2026.
Berdasarkan metodologi penentuan HSC terhadap struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 15 Oktober 2026, saham TFCO diketahui dimiliki oleh segelintir pihak.
Secara agregat, kelompok pemegang saham tersebut menguasai 99,70% dari total saham TFCO.
Dengan masuknya kembali FILM dan penambahan TFCO, daftar saham HSC BEI hingga 22 Oktober 2026 mencapai 82 emiten.
“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal,” tulis pengumuman BEI.
Berikut 82 daftar lengkap saham HSC:
1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
2. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
3. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
4. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
5. PT Golden Flower Tbk (POLU)
6. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
7. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
9. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
10. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
11. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
12. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
13. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
14. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
15. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
16. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
17. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
18. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
19. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
20. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
21. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
22. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
23. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
24. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
25. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
26. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
27. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
28. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
29. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
30. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
33. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
34. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
35. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
36. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
37. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
38. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
39. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
40. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
42. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
43. PT Siantar Top Tbk (STTP)
44. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
45. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
46. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
47. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
48. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
49. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
52. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
53. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
54. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
55. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
56. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
57. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)
58. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
59. PT Charnic Capital Tbk (NICK)
60. PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)
61. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)
62. PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO)
63. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)
64. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
65. PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT)
66. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA)
67. PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS)
68. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
69. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
70. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME)
71. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
72. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)
73. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)
74. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP)
75. PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
76. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)
77. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)
78. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
79. PT Temas Tbk (TMAS)
80. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
81. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
82. PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO)

