Soal Budi Arie Bicara Politik sebelum 2029, Golkar: Pemerintah Masih Bisa Kendalikan Situasi

Intime – Partai Golkar merespons santai pernyataan Ketum Projo Budi Arie Setiadi yang meminta kadernya bersiap menghadapi kemungkinan perubahan politik sebelum Pemilu 2029.

Sekjen Partai Golkar Sarmuji meyakini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih mampu mengendalikan situasi. Menurutnya, kondisi politik dan ekonomi saat ini masih relatif baik.

“Kami meyakini Pemerintah masih bisa mengelola keadaan,” kata Sarmuji di Jakarta, Selasa (25/8).

Sarmuji menyebut stabilitas politik masih terjaga. Dia juga menilai kondisi ekonomi nasional masih berada dalam kategori baik.

“Stabilitas politik masih terjaga dan ekonomi juga masih dalam kategori baik,” ujarnya.

Menurut politikus Golkar itu, kondisi ekonomi menjadi faktor penting bagi stabilitas pemerintahan. Selama perekonomian dapat dijaga, dia optimistis pemerintahan Prabowo akan tetap berjalan dengan baik.

“Kondisi ekonomi adalah alasan paling menentukan bagi stabilitas yang lain. Selama pemerintah bisa menjaga kondisi perekonomian, Insya Allah Pemerintahan akan baik-baik saja,” tuturnya.

Sebelumnya, Budi Arie menyatakan Projo masih mendukung pemerintahan Prabowo. Namun, dia meminta seluruh kadernya tidak hanya bersiap menghadapi Pemilu 2029.

Budi Arie menilai kemungkinan perubahan politik dan ekonomi bisa terjadi lebih cepat. Pernyataannya kemudian viral setelah potongan video pertemuan bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, Budi Arie mengaku memiliki “insting” bahwa terdapat kemungkinan dinamika politik yang berlangsung sebelum 2029.

Dia juga mengajak peserta pertemuan untuk menyiapkan skenario alternatif apabila terjadi percepatan perubahan politik.

Budi Arie menyinggung pengalaman Indonesia pada 1998-1999 sebagai salah satu contoh perubahan politik yang terjadi di luar perkiraan. Saat itu, Pemilu yang semula digelar pada 1997 kemudian dilaksanakan pada 1999.

Namun, Budi Arie tidak menjelaskan secara spesifik apa yang dimaksud dengan kemungkinan perubahan politik sebelum 2029, termasuk mekanisme ataupun indikator yang menjadi dasar pernyataannya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Arie juga mengaku telah menyampaikan pandangannya kepada Jokowi.

Pernyataan Budi Arie kemudian memunculkan spekulasi mengenai peta politik menuju 2029. Meski demikian, belum ada penjelasan bahwa pernyataan tersebut merupakan sikap resmi Projo terkait perubahan jadwal Pemilu atau pergantian pemerintahan sebelum 2029.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini