Tragedi Bekasi Timur: RS Polri Buka Posko DVI, 14 Korban Tewas Masih Diidentifikasi

Intime – RS Polri Kramat Jati meminta keluarga korban kecelakaan antara kereta Commuter Line dan kereta diesel jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur untuk segera melapor ke posko identifikasi korban (Disaster Victim Identification/DVI).

Kepala Biro Kedokteran Polisi Pusdokkes Polri, Nyoman Eddy, menyatakan bahwa posko tersebut telah disiapkan guna mendukung proses identifikasi korban melalui pengumpulan data ante mortem (sebelum kematian).

“Kami sudah siapkan posko untuk keluarga korban. Di sana akan dilakukan pengumpulan data ante mortem untuk kepentingan identifikasi,” ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Selasa (28/4).

Ia menjelaskan, data yang dihimpun meliputi informasi medis, ciri-ciri fisik, hingga barang pribadi milik korban. Seluruh data ini nantinya akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan post mortem terhadap jenazah yang telah dievakuasi.

Hingga saat ini, sebanyak 10 kantong jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Namun, identitas seluruh korban masih belum dapat dipastikan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Seluruh kantong jenazah masih dalam tahap pemeriksaan. Identitas korban belum diketahui dan akan kami pastikan melalui proses rekonsiliasi data,” jelas Nyoman.

Tim gabungan juga masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk memastikan jumlah korban secara akurat. Proses ini dinilai krusial guna mendapatkan data yang valid terkait dampak kecelakaan.

Sementara itu, korban luka tidak dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, melainkan langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Untuk korban luka, semuanya ditangani di rumah sakit sekitar Bekasi,” tambahnya.

Hingga kini, belum ada jenazah yang diambil keluarga karena seluruhnya masih menunggu proses identifikasi rampung. Polisi memastikan proses ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.

Adapun PT Kereta Api Indonesia mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, total korban tewas mencapai 14 orang.

Seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut, sementara 84 korban luka telah mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img