Intime – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meminta maaf atas insiden penumpang buang air besar (BAB) di dalam bus yang terjadi pada layanan rute Stasiun Tebet-Kuningan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah pengalaman seorang penumpang diunggah ke media sosial dan viral pada Jumat (2/10).
Dalam unggahan itu, pengguna layanan Transjakarta mengaku menemukan kotoran manusia di kursi bus dalam dua perjalanan berbeda. Salah satu kejadian disebut berlangsung di kursi prioritas.
Penumpang kemudian melaporkan temuan tersebut kepada sopir bus. Setelah menerima laporan, sopir disebut langsung melakukan penanganan dengan membersihkan bagian yang terdampak.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Transjakarta memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan pada layanan Rute 6C (St Tebet-Kuningan) pada Rabu, 30 September 2026, akibat adanya insiden pelanggan yang buang air besar (BAB) di dalam bus operator JDM 240090,” kata Ayu di Jakarta, Jumat.
Ayu mengatakan, Transjakarta langsung mengambil langkah penanganan setelah mengetahui kejadian tersebut. Bus yang menjadi lokasi insiden ditarik sementara dari layanan.
“Sebagai langkah cepat, armada yang terdampak langsung ditarik dari operasional untuk dilakukan proses pembersihan menyeluruh (deep cleaning) dan sterilisasi sebelum beroperasi kembali,” ujar Ayu.
Transjakarta juga melakukan evaluasi internal untuk memastikan penanganan terhadap kejadian serupa dapat dilakukan dengan cepat.
“Evaluasi dan penanganan internal telah kami lakukan agar kejadian serupa dapat ditanggulangi lebih cepat secara berjenjang,” kata Ayu.
Selain melakukan pembersihan armada, Transjakarta mengingatkan pelanggan untuk turut menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas transportasi publik.
Perusahaan juga mengimbau penumpang memanfaatkan fasilitas toilet yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta apabila membutuhkan.
Insiden tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena terjadi di dalam moda transportasi umum yang digunakan masyarakat untuk melakukan perjalanan sehari-hari.
Transjakarta memastikan armada yang terdampak menjalani pembersihan dan sterilisasi sebelum kembali melayani penumpang.

