Intime – Pelaku pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Sinaga alias Bro Ron, akhirnya buka suara.
Pria bernama Rijal mengaku, datang ke firma hukum Michael Putra and Partners (MPP) atas ajakan rekannya. Ia menegaskan, tidak mengetahui duduk perkara sebelum tiba di lokasi.
“Ketika saya sampai di sana, saya tidak tahu persoalannya seperti apa,” ujar Rijal, dikutip dari rekaman video, Selasa (5/5).
Rijal yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu mengaku, pertemuan berlangsung, ia justru menerima perlakuan kasar.
Bahkan, Rijal mendapatkan makian bernada rasis sebelum terjadi kontak fisik.
“Dia bilang kamu babu, kamu budak, kamu boneka. Kamu anjng, kamu A**bn Mo**t. Di saat itu, dia nonjok,” ungkapnya.
Dia menegaskan, Bro Ron sempat menekan bagian belakang kepalanya. Kericuhan pun pecah sebelum akhirnya diredam petugas, yang memaksa Rijal turun dari lantai tersebut.
Namun, tak lama kemudian, Rijal kembali naik dan melakukan pembalasan dengan memukul wajah Bro Ron. Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial.
Akibat insiden itu, Rijal bersama satu rekannya diamankan polisi. Ia juga dilaporkan oleh Bro Ron. Sebaliknya, Rijal mengaku telah melaporkan balik atas dugaan rasisme dan penganiayaan.
“Saya sudah visum, sudah laporkan juga ke polisi,” tegasnya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Bro Ron membantah keras. Ia menegaskan tidak pernah melontarkan pernyataan rasis maupun memulai pemukulan.
“Tidak ada pernyataan rasis dan tidak ada pemukulan duluan dari saya. Kalau saya pukul duluan, silakan proses hukum,” ujarnya.
Ia juga menyebut tudingan rasis tidak masuk akal, karena sopirnya berasal dari suku yang sama dengan pihak Rijal.
“Pernyataan rasis tidak mungkin ada. Sopir saya ada di lokasi dan dari suku yang sama,” pungkasnya.

