Intime – Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) melayangkan protes keras terhadap anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus usai muncul ucapan “kayak sirkus” saat para wartawan meliput rapat Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7).
KWP menilai ucapan itu menghina profesi wartawan dan memberi tenggat 1×24 jam kepada Deddy untuk meminta maaf secara terbuka.
Peristiwa bermula ketika wartawan menunggu jalannya rapat Komisi II DPR. Saat Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad datang menuju ruang rapat, para jurnalis langsung mengambil gambar dan mengikuti Dasco setelah pintu ruang rapat dibuka.
Di tengah keramaian tersebut terdengar ucapan “kayak sirkus” yang disebut berasal dari Deddy Sitorus. Pernyataan itu langsung memicu keberatan dari wartawan parlemen.
Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP Erwin Syahputra mengatakan ucapan tersebut dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami merasa dihina dan dilecehkan. Agenda rapat itu terbuka untuk diliput, tetapi kami justru disebut seperti gerombolan sirkus. Itu bentuk penghinaan yang sangat serius,” kata Erwin dalam konferensi pers, Kamis (30/7)
KWP pun memberikan waktu 1×24 jam kepada Deddy untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh wartawan yang bertugas di DPR.
Jika hingga batas waktu tersebut tidak ada permintaan maaf, KWP memastikan akan melaporkan Deddy ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Tak hanya itu, surat pengaduan juga akan ditembuskan ke Fraksi PDIP, DPP PDIP, hingga pimpinan DPR RI.
“Kalau tidak ada permintaan maaf dalam 1×24 jam, kami akan teruskan laporan ke MKD. Surat juga kami kirim ke fraksi, DPP PDI Perjuangan, dan pimpinan DPR,” ujar Erwin.
Menurutnya, langkah tersebut bukan untuk mencari sensasi ataupun panggung politik. KWP ingin menjaga marwah profesi wartawan agar tidak lagi menjadi sasaran pernyataan yang dinilai merendahkan.
Erwin berharap insiden ini menjadi perhatian seluruh pejabat publik, termasuk anggota DPR, agar menghormati kerja jurnalistik. Ia menegaskan wartawan menjalankan tugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga patut mendapatkan penghormatan dalam menjalankan profesinya.

