3.983 Personel Gabungan Amankan Aksi Mahasiswa di DPR Hari Ini

Intime – Sebanyak 3.983 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan dan melayani kegiatan unjuk rasa mahasiswa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (5/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan tersebut terdiri dari 3.219 anggota Polri, 255 personel TNI, 109 personel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta 400 personel pengamanan dalam.

Penempatan personel dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik, lokasi, dan kebutuhan masing-masing kegiatan.

“Pelayanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga lainnya tetap berjalan,” kata Budi dalam keterangannya, Senin.

Polda Metro Jaya mencatat terdapat 47 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari ini. Salah satu titik konsentrasi massa berada di depan Gedung DPR.

Budi menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi serta pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel diminta menjalankan tugas secara profesional, prosedural, proporsional, dan terukur dengan mengutamakan keselamatan semua pihak.

Selain ditempatkan di lokasi demonstrasi, personel juga disiagakan di jalur pergerakan peserta aksi, kawasan strategis, serta sejumlah titik pengaturan lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan dan perkembangan kegiatan di lapangan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Pengendara juga diminta mempertimbangkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan serta mengikuti arahan petugas.

Budi mengajak peserta demonstrasi menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Menurut dia, kepolisian berupaya menjaga hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sekaligus memastikan warga lain tetap dapat beraktivitas dengan aman.

“Silakan sampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Polri hadir sebagai penjaga demokrasi, melayani masyarakat yang menyampaikan pendapat sekaligus menjaga hak masyarakat lainnya untuk tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengaturan lalu lintas akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini