Sikat Bandar Narkoba Sampai Habis, Sahroni: Jangan Kasih Ruang di Jakarta

Intime – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polda Metro Jaya tidak berhenti hanya pada pengungkapan kasus narkoba di apartemen kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Ia mendesak aparat memburu dan memberantas bandar hingga ke akar jaringan.

Menurut Sahroni, temuan 1.000 butir ekstasi dan 115 gram sabu menjadi bukti peredaran narkoba di Jakarta masih sangat masif dan mengancam generasi muda.

“Saya apresiasi kerja Polda Metro Jaya. Ini bukan kasus kecil, banyak nyawa anak muda berhasil diselamatkan,” kata Sahroni, Jumat (15/5).

Politikus Partai NasDem itu menegaskan polisi bersama BNN harus menyapu bersih seluruh jaringan narkoba tanpa kompromi.

“Saya minta polisi dan BNN sikat habis peredaran narkoba dalam bentuk apa pun. Jangan kasih ruang bagi bandar narkoba di masyarakat,” tegasnya.

Sahroni juga meminta pengungkapan kasus ini dijadikan pintu masuk untuk membongkar titik-titik rawan lain di Jakarta Utara yang diduga menjadi lokasi produksi maupun distribusi narkoba.

“Kalau terus dibongkar seperti ini, polisi bukan cuma menangkap pelaku, tapi menyelamatkan masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini