Abdul El-Sayed Jadi Muslim Pertama yang Terpilih Masuk Senat AS

Intime – Politikus Partai Demokrat, Abdul El-Sayed, mencetak sejarah baru dalam panggung politik Amerika Serikat. Dokter medis sekaligus mantan pejabat kesehatan masyarakat ini resmi menjadi pemeluk agama Islam pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS usai memenangi pemilihan sela di negara bagian Michigan.

Dilansir Anadolu Agency dan USA Today, Rabu (4/11), El-Sayed sukses mengalahkan pesaingnya dari Partai Republik, Mike Rogers, yang merupakan mantan anggota DPR AS. Kemenangan krusial ini memastikan kursi Senat Michigan tetap berada dalam penguasaan Partai Demokrat setelah senator petahana, Gary Peters, memutuskan untuk pensiun.

Perjalanan El-Sayed mengamankan posisi ini diraih melalui persaingan sengit, baik sejak babak pemilihan pendahuluan (primary) hingga kampanye terbuka. Latar belakang identitas keagamaan El-Sayed sempat dijadikan komoditas serangan politik oleh lawan.

Presiden AS Donald Trump bersama deretan tokoh Partai Republik berulang kali melancarkan kritik tajam yang menyasar isu personal tersebut.

Kendati demikian, El-Sayed memilih menepis tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan ekstremisme. Hasil akhir membuktikan ia mampu meraih simpati publik di Michigan—wilayah yang pada pemilihan presiden 2024 lalu sempat dimenangkan secara tipis oleh Trump. El-Sayed dijadwalkan bakal resmi dilantik saat Kongres baru mulai bersidang pada Januari mendatang.

Dalam pidato kemenangan yang emosional di hadapan para pendukungnya pada Rabu dini hari, El-Sayed menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga Michigan. Ia berjanji akan membawa semangat keterbukaan, ketangguhan, serta integritas tinggi selama mengemban mandat di Senat AS.

“Michigan, saya tidak sabar untuk melayani Anda dengan hati yang lapang, pikiran yang terbuka, ketangguhan, dan kesungguhan yang telah Anda tunjukkan kepada saya,” ujar El-Sayed.

El-Sayed juga menyindir tajam lawan politiknya serta jajaran kepemimpinan Gedung Putih, termasuk Wakil Presiden JD Vance yang secara konstitusional akan memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatannya di parlemen.

“Ada ironi yang menarik di sini, mengingat Anda secara konstitusional berkewajiban untuk melantik saya pada bulan Januari nanti. Donald, dengar, saya tahu Anda kesulitan menyebut nama saya. Jadi, setelah JD melantik saya pada bulan Januari nanti, Anda bisa langsung memanggil saya ‘Senator’,” sindir El-Sayed.

Sepanjang masa kampanye, El-Sayed mengusung tiga gagasan utama: mengeluarkan pengaruh uang dari politik, meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga, serta mewujudkan layanan kesehatan bagi semua (Medicare for All).

Ia juga gencar mengkritik kebijakan tarif dagang Trump dan Rogers yang merugikan hubungan perdagangan Michigan dengan Kanada, serta menolak keterlibatan perang yang memicu lonjakan harga bahan bakar.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini