Sapu Bersih Pemilu Sela AS! Demokrat Rebut DPR-Senat, Trump Terancam Lumpuh

Intime – Partai Demokrat mencetak kemenangan spektakuler dalam Pemilu Sela Amerika Serikat (AS) yang digelar Selasa (3/11) waktu setempat. Gelombang biru (blue wave) melapu peta politik AS setelah Demokrat sukses merebut mayoritas DPR (House of Representatives) sekaligus Senat dari penguasaan Partai Republik.

Kemenangan ini secara otomatis menumbangkan dominasi Partai Republik—tempat Presiden Donald Trump bernaung—yang sebelumnya memegang kendali Kongres selama dua tahun berturut-turut.

Dilansir AFP, Rabu (4/11), kepastian kemenangan Demokrat mengemuka berkat proyeksi lembaga media utama AS seperti CNN dan CNBC. Penguasaan atas parlemen ini membuat Demokrat kini memegang wewenang veto hukum untuk menghalangi agenda legislasi Trump, menyetop kebijakan agresif di Iran, serta menyelidiki dugaan kasus korupsi di lingkungan pemerintahannya.

Berdasarkan hitungan proyeksi CNN untuk DPR, Demokrat mengamankan 224 kursi, sedangkan Republik hanya mengumpulkan 127 kursi dari batas mayoritas 218 dari total 435 kursi. Sementara proyeksi CNBC memperlihatkan Demokrat menguasai 220 kursi dan Republik meraup 126 kursi.

Pergeseran konstelasi paling dramatis terjadi di tingkat Senat. Proyeksi CNN dan CNBC kompak mencatat Demokrat merebut 53 kursi Senat, mengungguli Republik yang tertahan di angka 41 kursi. Demokrat tercatat sukses membobol tujuh benteng utama Republik di negara bagian North Carolina, South Carolina, Texas, Ohio, Iowa, Kansas, dan Maine.

Di North Carolina, politikus Demokrat Roy Cooper berhasil menumbangkan Michael Whatley, mantan Ketua Komite Nasional Republik yang ditunjuk langsung oleh Trump. Sementara di South Carolina, dokter anak Annie Andrews mengukir sejarah dengan mengalahkan kandidat dorongan Trump, Darline Graham. Ini kemenangan Senat pertama Demokrat di wilayah amat konservatif itu sejak 1998.

Kejutan berlanjut di Kansas saat Adam Hamilton, seorang pendeta Metodis dari Demokrat, menghempaskan petahana Republik Roger Marshall. Hamilton resmi menjadi Senator Demokrat pertama dari Kansas sejak tahun 1932. Di Iowa, Demokrat juga memecahkan rekor kemenangan Senat yang sempat terkunci sejak 2008.

Tsunami politik paling mengguncang bertempat di Texas. Politikus Demokrat James Talarico secara mengejutkan mengalahkan Jaksa Agung Texas Ken Paxton yang dikenal sebagai sekutu setia Trump. Tak cuma itu, dalam pemilihan Gubernur Texas, Gina Hinojosa dari Demokrat berhasil mendepak petahana Greg Abbott sekaligus mengakhiri kekuasaan panjang Republik.

Demokrat juga berhasil mengamankan kursi bertahan di Georgia dan New Hampshire, serta merebut distrik DPR di Pennsylvania, New Jersey, Kentucky, hingga Arizona.

Kekalahan telak Republik dinilai sebagai akumulasi amarah publik AS terhadap pembengkakan biaya hidup, kebijakan tarif perdagangan, dan lonjakan harga BBM akibat konflik dengan Iran.

Keberhasilan Demokrat menguasai dua kamar Kongres mendudukkan mereka pada posisi strategis untuk menyetop berbagai usulan undang-undang pemerintah, melakukan investigasi terhadap kebijakan imigrasi dan perang Iran, hingga menolak pencalonan pejabat tinggi dan hakim agung yang diusulkan oleh Presiden Trump.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini