AHY Dinilai Tengah Bangun Momentum Pilpres 2029, Siap Keluar dari Koalisi Prabowo

Intime – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai tengah membangun momentum politik untuk menghadapi Pilpres 2029. AHY bahkan disebut sudah siap menghadapi kemungkinan dikeluarkan dari pemerintahan sebagai konsekuensi pernyataannya soal kekuasaan.

Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI) Fernando Emas menilai hal itu berkaitan dengan pidato AHY menjelang HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta.

Dalam pidatonya, AHY mengatakan kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Menurut AHY, kekuasaan merupakan amanah rakyat yang memiliki batas waktu.

“Sepertinya AHY sedang membuat momentum yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pilpres 2029 dan siap kalau akibat dari pernyataan tersebut dikeluarkan dari pemerintahan,” kata Fernando, Rabu (9/9/2026).

Fernando kemudian menganalisis kemungkinan AHY sudah memperhitungkan peluangnya untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Menurutnya, peluang tersebut dinilai kecil sehingga AHY perlu menyiapkan pilihan politik lainnya.

“Mungkin saja AHY melihat potensinya sangat kecil untuk bisa berpasangan dengan Prabowo sehingga berupaya membangun peluang dan menunjukkan bahwa dirinya siap mengikuti kontestasi 2029 walaupun harus berkompetisi dengan Prabowo,” ujar Fernando.

Dengan kondisi tersebut, Fernando melihat pernyataan AHY soal kekuasaan dapat menjadi bagian dari upaya membangun posisi politik Demokrat menjelang Pilpres 2029.

Meski begitu, Fernando menilai pernyataan AHY mengenai kekuasaan pada dasarnya merupakan hal yang wajar. Ia menyebut AHY dapat saja sedang memberikan kritik dan koreksi terhadap pemerintahan dari dalam.

“Karena selama ini selalu mengabaikan kritik dan koreksi dari luar pemerintahan,” katanya.

AHY saat ini merupakan bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Demokrat juga menjadi salah satu partai pendukung pemerintahan.

Karena itu, pernyataan AHY mengenai kekuasaan memiliki batas waktu dapat dibaca dalam berbagai perspektif. Salah satunya sebagai pengingat mengenai sifat kekuasaan dalam sistem demokrasi, sekaligus kemungkinan pesan politik menghadapi kontestasi 2029.

Namun, tafsir bahwa pernyataan tersebut merupakan sinyal AHY siap bersaing dengan Prabowo pada Pilpres 2029 masih merupakan analisis pengamat. Belum ada pernyataan resmi AHY maupun Partai Demokrat yang memastikan arah politik tersebut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini