Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 37,5 Triliun hingga Agustus 2026

Intime – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih Rp37,5 triliun secara bank only hingga Agustus 2026. Laba tersebut tumbuh 22,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan laba Bank Mandiri ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih serta penyaluran kredit perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan per Agustus 2026, total kredit Bank Mandiri mencapai Rp 1.592,20 triliun.

Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp1.687,22 triliun. Rinciannya, giro Rp623,09 triliun, tabungan Rp562,69 triliun, dan deposito Rp501,44 triliun.

Dari total tersebut, dana murah atau current account savings account (CASA) yang berasal dari giro dan tabungan mencapai Rp 1.185,78 triliun.

Dari sisi pendapatan, Bank Mandiri membukukan pendapatan bunga Rp 86,22 triliun hingga Agustus 2026. Angka ini naik 6,52 persen secara tahunan dari Rp 80,94 triliun pada Agustus 2025.

Beban bunga juga meningkat 5,44 persen menjadi Rp 31,38 triliun. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, beban bunga tercatat Rp 29,76 triliun.

Dengan perkembangan tersebut, pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) Bank Mandiri mencapai Rp 54,83 triliun. NII tersebut tumbuh 7,15 persen yoy dari Rp 51,17 triliun pada Agustus 2025.

Bank Mandiri juga mencatat pendapatan komisi, provisi, dan fee administrasi sebesar Rp 15,53 triliun hingga Agustus 2026.

Adapun total aset perseroan mencapai Rp 2.358,54 triliun.

Aset Bank Mandiri antara lain terdiri dari kas Rp 22,73 triliun, penempatan pada Bank Indonesia Rp 147,26 triliun, surat berharga yang dimiliki Rp241,83 triliun, dan aset keuangan lainnya Rp 53,01 triliun.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini