Intime – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memastikan acara yang dikaitkan dengan merek minuman keras Chivas Regal pada 31 Oktober 2026 belum mendapat izin dari pengelola. Ancol menyatakan kegiatan tersebut tidak akan berlangsung di kawasan Ancol.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Syahmudrian Lubis atau Iyan mengatakan pihaknya belum memberikan izin untuk kegiatan tersebut.
“Kita bisa pastikan insya Allah tidak akan terjadi di Ancol pada tanggal 31 Oktober 2026 ini,” kata Iyan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9).
Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya informasi acara “Chivas Regal-Scream or Dance: Blooming Garden”. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.
Berdasarkan situs resmi Scream or Dance, kegiatan tersebut dijadwalkan digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026. Situs penyelenggara juga masih menampilkan penjualan tiket untuk acara tersebut.
Iyan berharap penjelasan mengenai izin acara tersebut dapat meredam keresahan yang muncul di masyarakat, khususnya umat Islam.
“Saya juga orang Islam. Insya Allah kita bisa selalu tegak lurus. Mudah-mudahan kita bisa langsung menegakkan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Iyan menegaskan pengelola Ancol tetap memperhatikan norma yang berlaku di masyarakat dalam menjalankan kegiatan di kawasan tersebut.
“Kita menegakkan norma-norma Islam di dalam Ancol. Kira-kira seperti itu. Mudah-mudahan ini banyak bisa memberikan kebaikan,” katanya.
Scream or Dance 2026 merupakan festival musik yang mengusung tema Halloween. Penyelenggara telah mengumumkan sejumlah nama pengisi acara, di antaranya Jonas Blue, DubVision, dan Cheat Codes. Festival dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Beach City International Stadium.
Informasi mengenai acara tersebut sebelumnya menuai perhatian karena dikaitkan dengan merek minuman keras Chivas Regal. Namun, Ancol menegaskan kegiatan itu belum mendapatkan izin.
Dengan demikian, meski jadwal 31 Oktober-1 November 2026 masih tercantum di situs penyelenggara, pengelola kawasan Ancol menyatakan kegiatan tersebut tidak akan berlangsung di kawasan Ancol tanpa izin.

