Intime – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem Amelia Anggraini mengingatkan pentingnya menjaga batas kewenangan TNI dan Polri dalam menjalankan tugas keamanan di tengah masyarakat.
Menurut Amelia, Polri memiliki mandat utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sedangkan TNI memiliki tugas pokok di bidang pertahanan negara. Meski demikian, keduanya dapat bersinergi ketika situasi membutuhkan dukungan di lapangan.
“Sinergi tersebut tentu harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Amelia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/8).
Ia menegaskan, kerja sama TNI dan Polri tidak boleh berujung pada pengambilalihan kewenangan masing-masing institusi. Menurut dia, pembagian tugas yang jelas diperlukan agar pelaksanaan pengamanan tetap berjalan efektif sekaligus sesuai koridor hukum.
“TNI memiliki tugas dan fungsi pertahanan negara, sementara Polri memiliki mandat utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keduanya dapat saling memperkuat tanpa harus mengambil alih kewenangan masing-masing,” katanya.
Amelia menilai sinergi kedua institusi semakin penting, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran negara secara langsung.
Ia juga mengapresiasi pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menyebut dirinya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia pada momentum perayaan kemerdekaan Agustus 2026.
Menurut Amelia, pernyataan tersebut menunjukkan komitmen negara untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Namun, pendekatan keamanan harus tetap berorientasi pada perlindungan warga dan penghormatan terhadap hak asasi.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan kehadiran negara secara nyata. Masyarakat harus merasa terlindungi, bukan justru merasa takut,” tuturnya.
Amelia meminta mekanisme koordinasi TNI-Polri diperkuat agar setiap bentuk perbantuan dapat dilakukan secara jelas, terukur, transparan, dan efektif.
Sebelumnya, Agus menyatakan TNI bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia selama momentum bulan kemerdekaan.
Agus juga menyebut TNI akan meningkatkan patroli di sejumlah wilayah dan berkoordinasi dengan kepolisian.
Ia mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak khawatir secara berlebihan karena aparat keamanan akan memastikan situasi tetap kondusif.

