Intime – Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Musyawarah Nasional (Munas) III Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) menjadi momentum memperkuat kerukunan dan kolaborasi antarumat beragama di Jakarta.
Hal itu disampaikan Suhud saat menerima audiensi Pengurus Permabudhi di Jakarta, Selasa (18/8). Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Munas III Permabudhi yang dijadwalkan berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.
Suhud menilai pertemuan tersebut penting untuk memperkuat sinergi organisasi keagamaan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD, terutama dalam mendukung kehidupan umat beragama.
Permabudhi dalam audiensi turut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan kehidupan keagamaan, termasuk kebutuhan dukungan operasional untuk kegiatan ibadah.
“Artinya, perlu perhatian yang tinggi dari Pemprov DKI dan juga dari DPRD,” ujar Suhud.
Ia berharap Munas III Permabudhi tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan keberagamaan di Jakarta.
Menurut Suhud, perbedaan di tengah masyarakat harus menjadi dasar untuk mencari persamaan yang dapat memperkuat kerja sama.
“Kita harus berupaya untuk mencari titik temu persamaan,” katanya.
Ia menilai titik temu tersebut penting sebagai fondasi membangun kolaborasi antarkelompok masyarakat dan organisasi keagamaan. Dengan demikian, kehidupan keberagamaan di Jakarta dapat semakin harmonis sekaligus memperkuat moralitas masyarakat.
“Meningkatkan tingkat religiusitas keberagamaan di Jakarta. Meningkatkan moralitas warga Jakarta,” ucap Suhud.
Suhud juga mengapresiasi undangan Permabudhi untuk menghadiri pembukaan Munas III. Ia menyatakan akan mengupayakan kehadiran bersama sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta lainnya.
“Insya Allah, kita akan usahakan bisa hadir dengan anggota DPRD yang lain,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Sekjen Permabudhi Winarso mengapresiasi penerimaan DPRD DKI Jakarta terhadap jajaran pengurus Permabudhi. Ia berharap arahan dan dukungan tersebut dapat memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat beragama, khususnya umat Buddha di Jakarta.
Winarso memastikan Munas III Permabudhi akan digelar dengan mengedepankan ketertiban dan semangat kebersamaan.
“Munas pasti berjalan dengan baik, happy, tertib, dan pastinya untuk kemakmuran bangsa dan negara Indonesia,” pungkas Winarso.

