El Nino Ekstrem Ancam Kesehatan Warga Jakarta, Dinkes Ingatkan Lonjakan ISPA dan Risiko Heatstroke

Intime – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, mengingatkan fenomena El Nino ekstrem berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa El Nino ekstrem memicu kenaikan suhu signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara yang terjadi secara bersamaan dan saling memperburuk kondisi kesehatan warga.

“Pada saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA,” ujar Ani, Rabu (29/4).

Ia menambahkan, suhu tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga dapat memperparah penyakit kronis seperti gangguan jantung dan paru-paru.

Menurut Ani, kondisi ini menjadi ancaman serius terutama bagi anak-anak, lansia, serta individu dengan riwayat penyakit tertentu.

Sejumlah risiko kesehatan yang perlu diwaspadai antara lain dehidrasi akibat paparan suhu tinggi, gangguan pernapasan karena meningkatnya polusi udara saat kemarau panjang, serta penyakit kulit akibat udara panas dan kelembaban rendah.

Untuk meminimalkan dampak tersebut, Dinkes mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari aktivitas di luar pada waktu terik antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

Selain itu, warga juga disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar, memakai tabir surya dengan SPF tinggi, serta rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG guna mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini