Gerebek Gudang Motor Bodong, Polda Metro: Ekspor 99 Ribu Motor ke Afrika Rugikan Negara Rp177 Miliar

Intime – Polda Metro Jaya membongkar praktik penadahan dan ekspor motor ilegal berskala besar di kawasan Kemandoran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dari gudang tersebut, polisi menyita 1.494 sepeda motor baru yang diduga berasal dari penggelapan kendaraan pembiayaan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, sindikat memanfaatkan data pribadi masyarakat untuk mengajukan kredit kendaraan bermotor. Setelah motor berhasil keluar, pelaku tidak pernah membayar cicilan.

“Data pribadi atau KTP dipakai untuk pengajuan pembiayaan, lalu kewajibannya tidak dibayar. Ini bisa berdampak pada BI checking korban,” kata Iman, Senin, 11 Mei 2026.

Motor-motor tersebut rencananya dikirim ke Tahiti dan Togo. Untuk menghindari pemeriksaan petugas, kendaraan dipreteli menjadi beberapa bagian sebelum diekspor ke luar negeri.

“Sebanyak 957 motor masih utuh, sedangkan 537 lainnya sudah dalam kondisi terbongkar,” ujar Iman.

Polisi menduga jaringan ini telah beroperasi sejak 2022 dan selama empat tahun terakhir mengekspor sekitar 99 ribu motor ilegal ke luar negeri.

Akibat praktik tersebut, negara ditaksir kehilangan potensi pajak hingga Rp177 miliar.

“Itu adalah pajak yang seharusnya diterima negara dari penjualan kendaraan bermotor tersebut,” ucap Iman.

Para tersangka dijerat pasal pemalsuan, penggelapan, penadahan, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini