Intime – Mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mengungkap permintaan uang 400 ribu dollar AS oleh Zainal Abidin. Zainal disebut sebagai teman Nusron Wahid saat menjadi Ketua Pansus Hak Angket Haji DPR.
Hal itu diungkap Gus Alex saat bertanya kepada saksi Saiful Bahri alias Bajak Laut dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (1/9).
Gus Alex mengonfirmasi soal uang 400 ribu dollar AS yang diminta untuk diserahkan kepada Erik. Dia kemudian menanyakan apakah Saiful mengetahui uang itu merupakan permintaan Zainal Abidin.
“Waktu itu saya tidak tahu, Pak. Tetapi setelah beberapa hari saya nanya ke Bapak, itu sebenarnya siapa, baru Bapak kasih tahu,” jawab Saiful.
Gus Alex lalu menjelaskan kepada Saiful bahwa Zainal Abidin yang meminta uang tersebut. Zainal, kata dia, merupakan teman Nusron Wahid.
“Baru setelah itu saya kasih tahu bahwa saudara Zainal Abidin itu meminta, kemudian waktu itu saya minta serahkan ke dia, dia itu temannya Pak Nusron Wahid, gitu, betul?” tanya Gus Alex.
“Iya,” jawab Saiful.
Gus Alex kembali memastikan Saiful memahami bahwa uang tersebut diminta Zainal dan penyerahannya diminta melalui Erik.
“Artinya saudara memahami bahwa mengerti ya, mengerti bahwa itu atas permintaan saudara Zainal Abidin dan saya minta saudara untuk menyerahkan melalui saudara Erik?” lanjutnya.
“Siap, setelah dikasih tahu,” jawab Saiful.
Saiful dalam persidangan juga mengaku tidak tahu jumlah uang yang dititipkan Ridwan kepadanya. Dia menyebut tidak pernah menghitung uang tersebut.
Uang itu kemudian dikembalikan dalam kondisi sebagaimana saat diterima. Saiful mengatakan informasi mengenai adanya kekurangan 75 ribu dollar AS disampaikan kepadanya oleh Gus Alex.
Gus Alex juga menegaskan uang yang dititipkan Ridwan dan uang yang disebut berasal dari terdakwa Asrul Azis Taba sebesar 406 ribu dollar AS tidak pernah diserahkan kepadanya maupun berada dalam penguasaannya.
“Tidak, tidak. Karena waktu itu begitu saya kami sampaikan ke Bapak, Bapak jawabannya adalah, ‘Silakan hubungi kalau bisa dikembalikan’,” kata Saiful.
Selain soal uang, Gus Alex mengungkap pernah bertemu Muhammad Al-Fatih yang disebut diutus Asrul pada Mei. Pertemuan itu terjadi sebelum pelaksanaan ibadah haji dan sebelum Pansus Hak Angket Haji terbentuk.
Gus Alex mengatakan saat pertemuan itu dirinya menyampaikan bahwa seorang temannya akan datang untuk mengantarkan sesuatu. Namun, Saiful mengaku tidak mengetahui pertemuan tersebut.

