Intime – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi dibuka menguat 8,64 poin atau 0,12% ke level 7.182,96. Penguatan ini menunjukkan pelaku pasar masih menjaga optimisme di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.
Meski kenaikannya relatif tipis, pergerakan IHSG di zona hijau menjadi sinyal bahwa minat beli investor masih bertahan, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menopang indeks utama.
Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham unggulan naik sangat terbatas sebesar 0,01 poin ke posisi 693,80. Kondisi tersebut mencerminkan investor masih cenderung berhati-hati sambil menunggu sentimen baru, baik dari dalam negeri maupun global.
Penguatan IHSG juga dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap stabilitas kebijakan ekonomi nasional serta potensi aliran modal asing yang mulai kembali masuk ke pasar saham domestik. Namun, pelaku pasar tetap mewaspadai tekanan eksternal seperti arah suku bunga Amerika Serikat dan pergerakan harga komoditas dunia.
Jika tren positif berlanjut hingga penutupan perdagangan, IHSG berpeluang kembali menguji level psikologis 7.200 sebagai area resistance terdekat.

