IHSG Melonjak 2,71% ke Level 5.902, Investor Sambut Respons Pemerintah

Intime- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Penguatan indeks terjadi di tengah apresiasi investor terhadap sejumlah langkah pemerintah dan Bank Indonesia dalam meredam gejolak pasar keuangan.

IHSG ditutup naik 155,73 poin atau 2,71% ke level 5.902,38. Sementara indeks LQ45 ikut menguat 3,54% menjadi 589,48.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan rebound IHSG ditopang oleh melemahnya harga minyak dunia dan penguatan nilai tukar rupiah.

“Rebound IHSG berlanjut antara lain didukung oleh koreksi harga minyak mentah dunia serta penguatan nilai tukar rupiah. Selain itu investor domestik mengapresiasi mulai adanya respons pemerintah menghadapi gejolak pasar modal Indonesia,” kata Ratna, Rabu (10/6).

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari pembahasan antara DPR, Danantara Indonesia, Himbara, BPJS, dan asuransi BUMN terkait rencana buyback saham-saham BUMN berkapitalisasi besar.

Selain itu, Bank Indonesia juga menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Kebijakan tersebut turut mendorong penguatan rupiah sebesar 114 poin menjadi Rp17.944 per dolar AS.

Di tengah sentimen positif domestik, bursa Asia justru bergerak di zona merah akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kekhawatiran pasar meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran, yang dibalas dengan peringatan keras dari Teheran.

Konflik tersebut memicu kenaikan harga energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi serta arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka melemah. Namun indeks berbalik ke zona hijau hingga penutupan.

Seluruh sektor saham tercatat menguat. Sektor transportasi dan logistik memimpin kenaikan dengan penguatan 4,43%, disusul sektor teknologi sebesar 3,57% dan sektor properti 3,17%.

Nilai transaksi di BEI mencapai Rp31,72 triliun dengan volume perdagangan 46,67 miliar saham. Sebanyak 571 saham naik, 148 saham turun, dan 96 saham bergerak stagnan.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia sore ini ditutup melemah, termasuk Nikkei, Shanghai, Hang Seng, dan Strait Times.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini