spot_img

Inflasi Jakarta Juni 2026 Capai 2,78 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Emas Perhiasan

Intime – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Juni 2026 sebesar 2,78 persen, didorong kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan komoditas yang memberikan andil terbesar, yakni emas perhiasan.

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto menyampaikan komoditas emas perhiasan memiliki tingkat inflasi sebesar 35,18 persen dan memberikan andil terhadap inflasi tahunan Jakarta pada Juni 2026 sebesar 0,57 persen.

“Kita tahu meskipun beberapa bulan belakangan ini harga emas turun. Tapi secara tahunan masih didominasi penyebab 2,78 persen (inflasi) utamanya adalah dari inflasi emas perhiasan,” kata dia di Jakarta, Rabu (1/7)

Adapun emas perhiasan termasuk ke dalam kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 9,61 persen dan pada gilirannya memberikan andil inflasi sebesar 0,69 persen.

Komoditas lainnya yang menjadi penyumbang utama inflasi tahunan bulan Juni 2026 yakni bensin yang memberikan andil sebesar 0,39 persen, diikuti tarif angkutan udara (0,18 persen), kemudian beras (0,13 persen), dan daging ayam ras (0,12 persen).

Adapun bensin dan tarif angkutan udara termasuk dalam kelompok transportasi. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 5,04 persen dengan andil sebesar 0,68 persen.

Sementara beras termasuk ke dalam kelompok makanan, minuman, tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 3,50 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,67 persen.

Sementara itu, secara bulanan, inflasi Jakarta pada Juni 2026 sebesar 0,41 persen, dengan penyumbang utama berasal dari kelompok transportasi.

Kelompok ini memiliki andil inflasi sebesar 0,34 persen, dengan komoditas utama penyumbang pada kelompok ini adalah bensin dan tarif angkutan udara.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini