spot_img

Jazilul ke PDIP: Kalau Oposisi Ya Oposisi, Jangan Abu-abu!

Intime – Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid meminta PDI Perjuangan bersikap tegas terkait posisinya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jazilul menilai sikap yang tidak jelas justru dapat menghambat jalannya program pemerintah.

Hal itu disampaikan Jazilul merespons keikutsertaan politikus PDIP Andi Widjajanto dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI beberapa waktu lalu.

“Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden. Semua program-program sudah ditata,” kata Jazilul kepada wartawan, Kamis (18/6).

Jazilul mengatakan seluruh pihak yang berada di koalisi pemerintah saat ini membutuhkan persatuan dan soliditas agar target-target yang telah ditetapkan Presiden dapat tercapai.

Menurut dia, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar. Namun, sikap politik yang tidak tegas justru berpotensi menimbulkan gangguan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

“Kita sedang bergerak agar semua program berjalan sesuai target. Kita tahu, kita semua membutuhkan persatuan dan soliditas untuk menjalankan semua program Presiden. Tapi jangan juga kemudian bersikap abu-abu,” ujarnya.

Saat ditanya apakah pernyataannya berarti meminta PDIP mengambil posisi oposisi, Jazilul mengatakan yang dibutuhkan adalah ketegasan.

“Iya, jangan abu-abu sikapnya. Selama ini yang ada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dari yang lain. Tapi kalau ada kesan mengganggu, itu tidak baik untuk menjalankan program. Jadi posisinya supaya gentle saja,” tuturnya.

Jazilul juga menilai status PDIP sebagai partai penyeimbang masih belum jelas. Menurutnya, publik membutuhkan kepastian mengenai posisi politik partai tersebut.

“Belum tegas posisinya. Menyeimbangkan kayak apa, itu nggak paham. Jadi lebih memastikan posisinya saja supaya kita bisa bergerak secara baik,” katanya.

Menanggapi penjelasan PDIP yang menyebut kehadiran Andi Widjajanto dalam aksi mahasiswa tidak merepresentasikan partai, Jazilul enggan mencampuri urusan internal partai tersebut.

“Ya tentu kita tidak ikut urusan rumah tangga PDIP. Tapi sikap yang tegas lebih kita hargai daripada bilang A yang dikerjakan B,” pungkasnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini