Intime – Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Rory kini diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Barat.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan pemeriksaan dilakukan terkait pengaduan yang diterima Polda Sumbar.
“Kapolres Mentawai dalam proses pemeriksaan terkait dengan penyalahgunaan anggaran DIPA,” kata Djati dalam keterangannya, Senin (21/9).
Djati menyebut pengaduan terhadap Rory diterima sekitar Agustus 2026. Setelah itu, Propam Polda Sumbar melakukan pemeriksaan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Selain soal anggaran, Polda Sumbar juga menerima informasi mengenai sejumlah perkara ilegal yang disebut terjadi di Kepulauan Mentawai. Polisi masih mendalami apakah ada keterkaitan Rory dengan perkara tersebut.
“Dan ada juga beberapa media mengaitkan beberapa perkara ilegal di Kabupaten Mentawai. Namun masih proses lidik dari Propam Polda Sumbar, apakah ada keterkaitan yang bersangkutan dengan yang dilaporkan,” ujarnya.
Salah satu laporan yang ikut diperiksa berkaitan dengan dugaan penyelundupan BBM ke Mentawai. Djati mengatakan laporan tersebut masih dalam proses pemeriksaan Propam.
Penonaktifan Rory dilakukan agar dia dapat fokus menjalani pemeriksaan. Selama proses tersebut, jabatan Kapolres Kepulauan Mentawai dijalankan oleh Plt.
Polda Sumbar menunjuk AKBP Nendra Madya Tyas sebagai Plt Kapolres Mentawai. Nendra sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar.
Polda Sumbar belum mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap Rory. Dengan demikian, belum ada kesimpulan bahwa Rory terbukti melakukan penyalahgunaan anggaran ataupun terlibat dalam aktivitas ilegal yang dilaporkan.
Rory menjabat Kapolres Kepulauan Mentawai sejak Januari 2024. Sebelum menjadi Kapolres, ia lebih banyak berdinas di Direktorat Polair Baharkam Polri sejak 2005.
Dalam perjalanan kariernya, Rory juga pernah terlibat dalam sejumlah satuan tugas pemberantasan ilegal logging di Kalimantan dan daerah lainnya. Ia juga pernah menjalani penugasan ke Jepang dan Vietnam.

