Intime – Komisi B DPRD DKI Jakarta mulai menguliti rencana kerja dan kesehatan keuangan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027, Rabu (20/5).
Rapat kerja yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta itu difokuskan untuk memastikan BUMD mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik di ibu kota.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, menegaskan pihaknya ingin melihat secara rinci arah bisnis dan kondisi keuangan masing-masing perusahaan daerah pada 2027.
“Kita mau tahu rencana kerja di 2027 dan juga laporan keuangannya itu seperti apa?” ujar Nova.
Rapat dipimpin Nova didampingi Wakil Ketua Komisi B Wahyu Dewanto dan Sekretaris Komisi B Hengky Wijaya.
Sejumlah anggota Komisi B turut hadir, di antaranya Ade Herman, Pandapotan Sinaga, Muhammad Alfatih, Abdul Aziz, Wa Ode Herlina, Bebizie Sri Mulyati, Jupiter, Muhammad Taufik Zoelkifli, dan Ryan Kurnia.
Turut hadir pula Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta Suharini Eliawati bersama Kepala BPBUMD DKI Jakarta Saefullah Hidayat.
Dalam forum tersebut, sejumlah BUMD memaparkan strategi bisnis dan target keuangan tahun depan, mulai dari sektor transportasi, pangan, air bersih, properti hingga perbankan. Beberapa BUMD yang hadir antara lain MRT Jakarta, TransJakarta, Bank DKI, Jakarta Propertindo, Food Station Tjipinang Jaya, hingga Pembangunan Jaya Ancol.
Rapat kerja tersebut dilaksanakan mengacu pada Surat Nomor 516/RB.02.03 yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.

