Intime – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 884 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pelantikan berlangsung di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/5).
“Sebagian besar memang mutasi dan promosi,” ujar Pramono.
Para pejabat yang dilantik terdiri dari jabatan administrator, jabatan pengawas, ketua kelompok, ketua subkelompok, hingga kepala puskesmas. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri terkait pemberhentian dan pengangkatan pejabat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta.
Pramono menegaskan pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan birokrasi dan pengisian jabatan yang sebelumnya kosong atau dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Ia menekankan pentingnya penempatan aparatur sesuai kompetensi untuk memastikan organisasi berjalan efektif.
“Organisasi akan sehat jika setiap jabatan diisi sesuai kapasitas, kemampuan, dan profesionalitas,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa proses mutasi dan promosi dilakukan melalui sistem meritokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.
Pramono berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi penting untuk menghadirkan layanan publik yang responsif dan adaptif.
Ia menambahkan, pembangunan Jakarta tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, tetapi juga pada kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
“Transformasi Jakarta bukan hanya pembangunan fisik, tetapi bagaimana pemerintah hadir di tengah warga,” ujarnya.
Selain itu, ia menginstruksikan penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, transparan, dan inovatif. Pramono juga meminta seluruh jajaran segera mengimplementasikan gerakan pilah sampah serta memperkuat sinergi lintas sektor melalui gerakan “Jaga Jakarta”.
“Perangkat daerah harus menjaga keamanan, ketertiban, dan menghadirkan kota yang nyaman bagi warga,” tandasnya.

