PAM Jaya Beri SP ke PT Moya Indonesia Usai Tiga Pekerja Tewas di Proyek TMII

Intime – PT PAM Jaya (Perseroda) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya tiga pekerja subkontraktor saat melakukan pekerjaan di saluran gorong-gorong di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (9/7).

Berdasarkan informasi awal di lapangan, insiden tersebut diduga terjadi akibat kekurangan oksigen atau adanya paparan gas di dalam saluran tempat pekerjaan berlangsung. Penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil investigasi dari pihak terkait.

Komisaris Utama PT PAM Jaya (Perseroda) Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menaruh perhatian serius terhadap peristiwa tersebut.

“Kami sangat-sangat berduka dan berempati atas korban meninggal dunia yang terjadi saat pekerjaan konstruksi,” ujar Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7).

Menurut Prasetyo, PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia untuk melakukan investigasi bersama pihak-pihak terkait guna mengungkap penyebab kecelakaan kerja tersebut. Selain itu, perusahaan juga menginstruksikan PT Moya Indonesia agar bertanggung jawab penuh atas insiden yang menewaskan tiga pekerja tersebut.

“Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum,” katanya.

Prasetyo menegaskan, PAM Jaya tidak hanya menunggu hasil investigasi, tetapi juga akan mengambil langkah sesuai ketentuan dalam perjanjian kerja sama antara kedua perusahaan. Sebagai bentuk tindak lanjut, PAM Jaya akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia.

“PAM Jaya akan memberikan surat peringatan kepada PT Moya Indonesia, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucapnya.

Sementara itu, PT Moya Indonesia menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) setelah insiden yang terjadi dalam proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih PAM Jaya tersebut.

Perusahaan menjelaskan bahwa proyek yang sedang dikerjakan merupakan pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi masyarakat Jakarta.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku,” demikian pernyataan PT Moya Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (10/7).

PT Moya Indonesia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam proses penanganan insiden serta mendukung investigasi yang tengah berlangsung.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini