Intime – Pemprov DKI Jakarta menjamin proses belajar 270 siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berjalan setelah gedung sekolah dinyatakan rusak berat akibat robohnya rangka atap. Siswa kini belajar di sekolah terdekat sambil menunggu pembangunan kembali.
Rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh pada November 2024. Berdasarkan hasil rekomendasi teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, bangunan dinyatakan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi layak digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.
Demi menjamin keselamatan warga sekolah, gedung dikosongkan sejak 27 November 2024 dan area sekolah diamankan. Sehari kemudian, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi berdampingan. Proses belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua shift.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama tanpa mengabaikan hak mereka untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas kami. Di saat yang sama, kami memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar secara optimal,” kata Nahdiana, Rabu (22/7).
Ia memastikan penerapan sistem dua shift tidak mengurangi kualitas pembelajaran. Seluruh kegiatan belajar mengajar tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku dan didampingi guru serta tenaga kependidikan.
“Kami terus melakukan pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Yang terpenting, tidak ada satu pun anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan,” ujarnya.
Nahdiana menjelaskan pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 telah memasuki tahap perencanaan melalui penyusunan detail engineering design (DED) sejak 2025. Pembangunan sekolah tersebut akan kembali diusulkan dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, memastikan Pemprov DKI terus mengawal proses pembangunan sekaligus menjamin layanan pendidikan tetap berjalan.
“Selama proses persiapan pembangunan, kami memastikan anak-anak tetap dapat belajar dengan baik dan aman. Kami juga mengapresiasi perhatian dan masukan masyarakat. Kepedulian warga menjadi bagian penting bagi Pemprov DKI Jakarta untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Marulina.
Pemprov DKI menegaskan pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dilaksanakan sesuai tahapan yang telah disusun, sementara seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan hingga sekolah baru selesai dibangun.

