spot_img

Pimpinan DPR Minta Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Dihukum Berat

Intime – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta aparat kepolisian menjatuhkan hukuman berat kepada Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Menurut Cucun, tindakan yang diduga dilakukan pelaku merupakan kejahatan serius karena tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merampas hak kebebasan dan hak asasi korban.

“Harus ada tindakan tegas bagi pelaku penyekapan dan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka serius dan trauma. Apa yang dilakukan pelaku merupakan bentuk perampasan kebebasan individu,” kata Cucun dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/6).

Kasus tersebut menjadi sorotan publik setelah terungkap dugaan penyekapan dan berbagai bentuk kekerasan yang dialami korban selama bertahun-tahun. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius dan kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Cucun menegaskan aparat penegak hukum harus mengusut tuntas perkara tersebut agar pelaku mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya di hadapan hukum.

“Polisi juga harus mampu mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman berat kepada pelaku karena perbuatannya sangat keji,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II itu.

Selain itu, ia meminta aparat mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang dilakukan tersangka, termasuk dugaan kekerasan seksual maupun bentuk eksploitasi terhadap korban.

Di sisi lain, Cucun menilai perhatian tidak boleh hanya tertuju pada proses hukum. Menurut dia, korban membutuhkan pendampingan yang menyeluruh, baik secara medis maupun psikologis, mengingat kekerasan yang dialami berlangsung dalam waktu lama.

“Selain perawatan medis, rehabilitasi psikologis juga sangat penting agar korban dapat pulih secara menyeluruh dari trauma yang dialaminya,” kata dia.

Pimpinan DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu juga menilai kasus tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya hubungan tidak sehat atau toxic relationship.

Menurut Cucun, banyak korban kekerasan terjebak dalam hubungan yang penuh kontrol dan manipulasi sehingga sulit mencari pertolongan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan indikasi kekerasan di lingkungan sekitar.

“Kepedulian sosial sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya,” ujar politikus PKB tersebut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Indonesia Terkini